“Warga minta penanganan segera, dan itu yang kami lakukan. Damkar, posko, perahu karet, dan mobil operasional sudah kami siapkan,” kata Dewi.
Ia mengakui banjir tersebut merupakan kejadian kedua di Puri Nirwana Residences sepanjang tahun ini. Namun, Dewi menegaskan banjir tidak hanya terjadi di kawasan perumahan yang mereka kelola.
“Banjir ini bukan hanya di perumahan kami, wilayah lain di Kabupaten Bekasi juga terdampak. Tapi kami tetap membantu warga,” ujarnya.
Baca Juga:Gagal Balikan, Pria di Tambun Beratribut Ojol Culik Bocah 12 TahunIndomaret, Baygon, dan Autan Gelar PSN Cegah DBD di Bekasi
Dewi juga menegaskan seluruh perizinan perumahan, termasuk dokumen lingkungan, telah dipenuhi dan masih berlaku.
“Untuk izin, mulai dari AMDAL dan perizinan lainnya semuanya lengkap. PT Nirwana Karisma berizin sejak 2007 dan masih aktif,” katanya.
Meski berjanji menindaklanjuti seluruh tuntutan warga, Dewi menegaskan pihak pengembang tidak mengakui adanya kesalahan dalam peristiwa banjir tersebut. Ia menyebut keputusan terkait solusi jangka panjang masih menunggu hasil koordinasi internal dengan direksi.
“Kami tidak bisa mengambil keputusan sepihak. Semua hasil mediasi akan kami laporkan ke direksi,” ucapnya.
Terkait kemungkinan pemanggilan oleh DPRD Kabupaten Bekasi, Dewi memastikan pihaknya siap hadir untuk memberikan klarifikasi. “Kalau dipanggil DPRD, kami pasti hadir,” tandasnya. (Iky)
