KBEONLINE.ID KARAWANG — Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang menggelar FESTIQLAL 2026 (Festival Ma’had Al-Istiqlal 2026) selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu, 29–31 Januari 2026, bertempat di Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang. Kegiatan ini menjadi ajang festival pendidikan, religi, dan sosial yang terbuka untuk masyarakat luas.
Festiqlal 2026 menghadirkan berbagai perlombaan untuk anak pra sekolah, TK/RA, SD/MI hingga SMP/MTs se-Kabupaten Karawang, serta rangkaian kegiatan keagamaan dan sosial. Selain perlombaan, festival ini juga diramaikan dengan Tabligh Akbar, seminar kesehatan, donor darah, layanan kesehatan gratis, serta bazar UMKM. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan secara gratis dan terbuka bagi masyarakat.
Ketua Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang, Prof. Dr. Hj. Nurhattati Fuad, M.Pd, mengatakan bahwa FESTIQLAL 2026 merupakan upaya yayasan untuk membangun keterbukaan serta mempererat hubungan dengan masyarakat.
Baca Juga:Panik Usai Tabrak Pemotor, Honda Brio Kuning Nyemplung ke Kali Apor RengasdengklokSifat Anak Turunan atau Didikan? Ini Penjelasan Lengkap yang Perlu Orang Tua Pahami
“Yayasan mencoba membangun kerja sama yang baik dan membuka diri kepada masyarakat dengan memberikan kesempatan untuk masuk ke lingkungan Ma’had Al-Istiqlal. Selama ini, gerbang sekolah memang tidak dibuka secara bebas demi menjaga ketertiban dan keamanan anak-anak dalam proses pendidikan,” ujarnya.
Menurutnya, melalui festival ini masyarakat dapat melihat secara langsung kondisi dan aktivitas pendidikan di lingkungan Ma’had Al-Istiqlal.
“Oleh karena itu, yayasan mengadakan event selama tiga hari ini agar siapa pun bisa datang dan melihat keadaan sekolah, apa yang terjadi di dalamnya. Kami juga menyelenggarakan tabligh akbar, pengobatan gratis, donor darah, serta menghimpun UMKM sebagai bentuk silaturahmi dan kepedulian sosial,” lanjutnya.
Beragam perlombaan digelar dalam Festiqlal 2026, di antaranya Foto Candid, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Futsal, Dagongan, Hadang, Fashion Show, Senam, Mewarnai, Melukis, Tari Daerah, Mendongeng/Storytelling, hingga Video Iklan Masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kreativitas, sportivitas, prestasi, serta kebahagiaan anak-anak sejak usia dini.
