kbeonline.id – Madura United gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang sendiri setelah ditahan imbang PSBS Biak tanpa gol pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (31/1/2026) malam WIB itu berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Hasil ini membuat kedua tim yang sama-sama sedang berjuang menjauhi zona degradasi harus puas berbagi satu poin. Madura United tetap tertahan di papan bawah, begitu pula PSBS Biak yang belum mampu menjauh dari ancaman degradasi.
Tambahan satu poin tidak banyak mengubah situasi. Madura United kini mengoleksi 19 poin, sementara PSBS Biak menguntit tepat di bawahnya dengan 18 poin. Kedua tim juga masih kesulitan memutus tren kurang positif setelah sama-sama gagal meraih kemenangan dalam beberapa laga terakhir.
Baca Juga:Hasil Super League: Persib Bandung Jaga Jarak di Puncak Klasemen Usai Kalahkan PersisHasil Super League: Malut United Tersandung di Kandang, Bhayangkara Menang 2-1
Madura United Dominan di Awal Laga
Tuan rumah Madura United langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Dipimpin Lulinha, Laskar Sape Kerrab menguasai penguasaan bola dan beberapa kali menekan pertahanan PSBS Biak.
Sejumlah peluang tercipta di sepertiga awal babak pertama, namun penyelesaian akhir menjadi masalah utama Madura United. Serangan demi serangan belum mampu dikonversi menjadi gol pembuka.
PSBS Biak tak tinggal diam. Tim tamu mencoba mencuri peluang lewat serangan balik cepat. Pada menit ke-21, Viktor Gwijangge mendapatkan peluang emas di depan gawang Madura United. Sayangnya, sepakan yang dilepaskannya hanya meluncur tipis di sisi kanan gawang.
Tiga menit berselang, Madura United kembali mengancam. Umpan silang Taufik Hidayat berhasil disambut sundulan Brandao, namun bola masih melebar tipis di sisi kiri gawang PSBS.
Tiang Gawang Menggagalkan Gol
Peluang terbaik Madura United di babak pertama terjadi pada menit ke-28. Lulinha melepaskan tendangan bebas keras yang membuat mistar gawang PSBS bergetar. Stadion bergemuruh, namun gol yang ditunggu tak kunjung tercipta.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim saling jual beli serangan. Meski demikian, solidnya lini pertahanan dan buruknya penyelesaian akhir membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
