‎Tabligh Akbar FESTIQLAL 2026 Angkat Tema “Shalat dan Puasa yang Menerbitkan Akhlak Mulia”

FESTIQLAL 2026 Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang menggelar Tabligh Akbar
FESTIQLAL 2026, Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang menggelar Tabligh Akbar
0 Komentar

KBEONLINE.ID Karawang — Dalam rangkaian kegiatan FESTIQLAL 2026, Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang menggelar Tabligh Akbar pada Jumat, 30 Januari 2026, bertempat di lingkungan Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang. Kegiatan ini dihadiri oleh ratusan masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Karawang.

‎Tabligh Akbar tersebut mengusung tema “Shalat dan Puasa yang Menerbitkan Akhlak Mulia” dan menghadirkan penceramah nasional Ustadz Encep Syihabuddin, yang dikenal sebagai Da’i sejuta emak-emak serta pengisi berbagai acara keagamaan di televisi nasional.

‎Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi Tim Panitia FESTIQLAL Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang bersama Majelis Taklim Al-Istiqlal Karawang, sebagai bagian dari rangkaian besar FESTIQLAL 2026 yang mengedepankan nilai religi, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga:‎FESTIQLAL 2026 Hadirkan Festival Lomba, Layanan Kesehatan Gratis, hingga Tabligh Akbar di Karawang ‎‎Panik Usai Tabrak Pemotor, Honda Brio Kuning Nyemplung ke Kali Apor Rengasdengklok

‎Dalam tausiyahnya, Ustadz Encep Syihabuddin menyampaikan kesan positif saat pertama kali menginjakkan kaki di lingkungan Ma’had Al-Istiqlal Karawang.

‎“Kesannya luar biasa. Begitu masuk ke Ma’had Al-Istiqlal ini terasa keren banget, istilahnya seperti apotek, nggak ada obatnya,” ujarnya disambut antusias jamaah.

‎Ia juga menyampaikan pesan dan doa untuk Yayasan Ma’had Al-Istiqlal Karawang agar terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi umat.

‎“Semoga Ma’had Al-Istiqlal semakin maju, semakin hebat, dan selalu menebar manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

‎Selain itu, Ustadz Encep memberikan pesan khusus kepada anak-anak dan generasi muda agar mulai mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadhan sejak dini. Menurutnya, pembiasaan ibadah sejak bulan Rajab menjadi kunci agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan optimal.

‎“Mulai dari sekarang nyicil belajar, dari bulan Rajab. Puasa dibiasakan, membaca Al-Qur’an, shalat diperbaiki, dan sedekah ditingkatkan. Sehingga ketika masuk bulan Ramadhan, semua itu sudah menjadi kebiasaan,” pesannya.

‎Ia juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan ibadah Ramadhan agar memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

0 Komentar