“Dulu juga sempat ada wacana, tapi batal. Bahkan pernah ada rencana pasar Tumaritis dipindah ke Ramayana. Makanya warga kaget, karena sekarang tiba-tiba disebutkan mau dipindah ke Tumaritis,” jelasnya.
Sebagai bentuk penolakan, warga mulai memasang banner di sepanjang Jalan Tumaritis. Mereka khawatir rencana relokasi benar-benar direalisasikan tanpa melibatkan warga sekitar.
Meski menolak lokasi relokasi, Fajri menegaskan warga sebenarnya mendukung penertiban pasar tumpah, asalkan dipindahkan ke lokasi yang tepat.
Baca Juga:Waduh! Oknum Aparat Diduga Pimpin Demo Minta Jalur Stadion Dibuka, Aksinya Bisa Hambat Penataan Zona OlahragaJelang Ramadan, Harga BBM Nonsubdisi Per 1 Februari 2026 di Pertamina, Shell, Vivo, & BP-AKR Turun Berjamaah!
“Warga setuju pasar tumpah dipindahin, tapi jangan ke Jalan Tumaritis. Pindahnya dari pasar ke pasar, bukan dari jalan ke jalan,” tegasnya.
Ia menilai kawasan sekitar Pasar Ramayana lebih layak karena masih tersedia lahan kosong dan tidak mengganggu permukiman warga maupun arus lalu lintas.
“Kalau dipindahin ke depan Ramayana, lahannya masih banyak, nggak ganggu warga dan nggak ganggu lalu lintas. Itu baru solusi,” pungkasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memastikan dalam waktu dekat akan memproses relokasi pasar tumpah yang selama ini berada di Jalan RE Martadinata ke Jalan Tumaritis.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama unsur Forkopimda, camat, dan kepala desa setempat telah menggelar rapat terkait rencana tersebut pada Jumat (30/1/2026).
“Relokasi pasar ini sudah kami rapatkan bersama camat dan kepala desa. Intinya memang ada penolakan dari sekitar 40 kepala keluarga, tetapi pemerintah akan menempuh cara persuasif,” kata Asep.
Menurutnya, keberadaan pasar di lokasi saat ini dinilai sudah tidak tertata dengan baik, baik dari sisi kebersihan maupun ketertiban.
Baca Juga:30+ Kode Redeem FC Mobile Hari Ini 1 Februari 2026, Sikat Langsung Semua Pemain Eksklusifnya Sebelum Expired!Sambut Tahun Baru Imlek dan Bulan Suci Ramadan, Quest Prime Cikarang by ASTON Sajikan Menu Spesial
“Kalau dibiarkan terus kondisinya kotor. Di situ juga banyak bangunan liar yang berdiri di atas aset Pemda dan nanti akan kami rapikan,” jelasnya.
Asep menegaskan relokasi pasar bersifat sementara, seiring rencana penataan kawasan, termasuk kawasan Ramayana yang akan dibenahi pemerintah daerah.
“Ini sifatnya sementara. Kalau kawasan Ramayana sudah ditata, pedagang akan kami arahkan ke sana,” tuturnya.
Terkait pelaksanaan, Pemkab Bekasi memastikan tidak akan bertindak tergesa-gesa. Tahapan relokasi akan diawali dengan pendekatan persuasif melalui pemberian surat pemberitahuan secara bertahap.
