kbeonline.id – PSM Makassar kembali gagal memetik kemenangan saat menjamu Semen Padang FC pada lanjutan pekan ke-19 BRI Super League 2025-2026. Bermain di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Senin (2/2/2026) malam WIB, laga kedua tim berakhir imbang tanpa gol dengan skor 0-0.
Hasil ini membuat PSM Makassar belum mampu keluar dari tren kurang meyakinkan dan harus puas tertahan di papan tengah klasemen sementara. Di sisi lain, tambahan satu poin juga belum cukup mengangkat posisi Semen Padang yang masih berjuang menjauh dari zona bawah.
Babak Pertama Minim Peluang Berbahaya
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berjalan dengan tempo cenderung lambat. PSM Makassar maupun Semen Padang sama-sama tampil berhati-hati dan lebih fokus menjaga keseimbangan permainan.
Baca Juga:PSIM Kalah Dramatis, Van Gastel Tetap Puas dengan Performa TimDado Bangga Kembali Berseragam Persib di Putaran Kedua
PSM sebagai tuan rumah mencoba mengambil inisiatif serangan melalui pergerakan Daisuke Sakai dan Alex Tanque. Namun, solidnya lini belakang Semen Padang membuat upaya-upaya tersebut belum menghasilkan peluang bersih.
Peluang terbaik PSM Makassar di babak pertama hadir pada menit ke-13. Aloisio Neto mendapat kesempatan mengeksekusi tendangan bebas setelah Muhammad Arfan dilanggar tepat di depan kotak penalti. Sayangnya, bola hasil sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.
Semen Padang juga tidak sepenuhnya bertahan. Tim Kabau Sirah beberapa kali melancarkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan. Armando Oropa dan Guillermo Fernandez menjadi tumpuan utama di lini depan. Pada menit ke-22, Fernandez nyaris membuka keunggulan, namun terlambat menyambut umpan rekannya sehingga peluang tersebut dapat diamankan kiper PSM, Reza Arya Pratama.
Satu menit berselang, Kianz Froese melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang memaksa Reza Arya melakukan penyelamatan penting. Hingga turun minum, skor kacamata tetap bertahan.
Semen Padang Dominan di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Semen Padang tampil lebih agresif dan mendominasi penguasaan bola. Statistik mencatat tim tamu menguasai 68 persen ball possession, sementara PSM Makassar hanya 32 persen.
Tekanan demi tekanan dilancarkan Semen Padang, terutama melalui pergerakan Kianz Froese dan Irsyad Maulana di sisi sayap. Pada menit ke-48, Froese kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh, tetapi bola masih mengarah tepat ke pelukan Reza Arya.
