kbeonline.id – Gelombang kepulangan pemain naturalisasi dan abroad Timnas Indonesia ke kompetisi BRI Super League 2025-2026 terus menjadi sorotan publik. Semakin banyak pemain berstatus WNI yang sebelumnya berkarier di luar negeri kini memilih melanjutkan karier di liga domestik, situasi yang memicu perdebatan panas di kalangan netizen.
Dua nama terbaru yang mencuri perhatian adalah Shayne Pattynama dan Dion Markx. Shayne resmi bergabung dengan Persija Jakarta, sementara Dion Markx memilih berlabuh ke Persib Bandung. Keduanya menyusul sejumlah pemain naturalisasi lain yang lebih dulu merumput di Super League sejak awal musim.
Deretan Pemain Naturalisasi yang Merapat ke Liga Lokal
Sebelum Pattynama dan Markx, beberapa pemain Timnas Indonesia seperti Thom Haye, Eliano Reijnders, Jordi Amat, Rafael Struick, dan Jens Raven telah lebih dahulu bermain di Super League. Fenomena ini bahkan disebut masih akan berlanjut.
Baca Juga:Dimitri Lima Resmi Jadi Amunisi Baru Persis SoloRekap Pekan ke-19: Drama Gol dan Perebutan Papan Atas
Nama Ivar Jenner belakangan ramai dikaitkan dengan Dewa United dan Persija Jakarta. Selain itu, Mauro Zijlstra juga disebut-sebut masuk radar Persija. Tak ketinggalan, isu Ragnar Oratmangoen yang dikabarkan berpotensi memperkuat Persib Bandung turut memperpanjang daftar pemain naturalisasi yang dirumorkan bakal tampil di liga domestik.
Kekhawatiran Berkurangnya Pemain Abroad
Masuknya pemain-pemain naturalisasi ke Super League secara otomatis mengurangi jumlah penggawa Timnas Indonesia yang berkiprah di kompetisi luar negeri. Kondisi ini memicu kekhawatiran sebagian penggemar sepak bola nasional yang menilai pengalaman bermain di Eropa atau liga luar Asia sangat penting bagi perkembangan kualitas pemain timnas.
Beberapa netizen menilai fenomena ini sebagai kemunduran, terutama jika dibandingkan dengan negara lain seperti Jepang yang justru mendorong pemainnya tetap berkarier di luar negeri dengan dukungan federasi.
Suara Netizen yang Mendukung
Di sisi lain, tidak sedikit netizen yang menilai kepindahan pemain naturalisasi ke Super League adalah hal wajar dalam sepak bola profesional. Menurut mereka, tidak ada aturan yang melarang pemain naturalisasi tampil di liga domestik.
Sebagian warganet bahkan menilai kehadiran pemain-pemain tersebut justru bisa meningkatkan kualitas kompetisi lokal dan memberi dampak positif bagi pemain muda Indonesia yang berhadapan langsung dengan pemain berpengalaman.
