Hasil vs Performa
Bagi Hector Souto, hasil dan performa adalah dua hal yang berbeda. Ia mengaku senang dengan hasil, tetapi tidak dengan cara timnya bermain.
“Saya selalu bicara tentang performa dan hasil. Untuk hasil tentu saya sangat senang. Tapi dengan performa seperti ini, itu bukan yang saya inginkan. Saya ingin tim tampil dominan,” katanya.
Ia bahkan membandingkan laga ini dengan pertandingan di SEA Games sebelumnya.
Baca Juga:Dibalik Sejarah Timnas Futsal Lolos ke Semifinal, Ada Tembok Kokoh Garuda: HabibieTimnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah, Lolos Perdana ke Semifinal AFC Asian Cup 2026
“Pertandingan hari ini sama seperti SEA Games kemarin. Bedanya, waktu itu mereka menang 1-0 saat kita bermain bagus. Sekarang kebalikannya,” ujar Hector.
Fokus ke Semifinal: Jepang Menunggu
Meski kecewa, Hector menegaskan bahwa laga melawan Vietnam sudah berlalu. Fokus kini sepenuhnya tertuju ke semifinal, di mana Jepang telah menunggu.
“Ini sudah berlalu. Di semifinal Jepang sudah menunggu. Saya pikir kita punya kesempatan mengalahkan mereka, tidak besar, tapi kita punya kesempatan,” katanya optimistis.
Sebagai penutup, Hector memastikan evaluasi keras akan dilakukan demi peningkatan performa tim.
“Saya akan menekan pemain untuk kembali tampil lebih baik,” pungkasnya.
Pernyataan ini menunjukkan satu hal jelas: meski sejarah telah tercipta, Hector Souto belum puas. Baginya, Timnas Futsal Indonesia belum mencapai level permainan yang ia harapkan—dan semifinal menjadi ujian sejati untuk membuktikannya.
