KARAWANG, KBEonline.id – Masyarakat Karawang menyambut postif komitmen Pemkab Karawang menciptakan zona olahraga steril kendaraan bermotor di Komplek Stadion Singaperbanga. Kendati belakangan ada protes dari warga sekitar mengenai dampak kemacetan saat jam berangkat dan pulang sekolah, sejumlah opsi rekayasa lalu lintas pun telah disiapkan oleh pemerintah daerah guna mengatasinya.
“Saya sebagai masyarakat sangat senang dan engapresiasi komplek stadion jadi zona bebas kendaraan bermotor. Dulu kan olahraga banyaknya di lintasan lari dalam stadion, sekarang kita bisa dengan aman tanpa takut ada lalu-lalang kendaraang berolahraga di luar meski mengajak keluarga,” kata warga, Ade Permana yang juga dikenal sebagai mantan Ketua GP Anshor Karawang.
Pria yang biasa disapa Pimen ini menilai, saat ini trend peningkatan aktivitas olahraga sangat terasa, dari remaja hingga lansia. Sudah selayaknya pemerintah daerah memperbanyak kawasan olahraga yang bukan hanya nyaman, tapi aman bagi semua usia.
Baca Juga:Mau Liburan ke Pantai? Coba 7 Rekomendasi Wisata Tepi Laut di Wilayah Utara Karawang Ini, Cocok Buat HealingDampak Banjir Mulai Terasa! Warga Bekasi Diserbu Penyakit
“Saya kira ini postif ya. Dan pemerintah daerah sudah sangat betul membuat zona olahrga yang bebas kendaraan bermotor, kadang kita olahraga membawa keluarga kan ya, family time itu sekarang oleh banyak keluarga dipakai buat olahraga bersama,” kata dia.
Di sisi lain, sebelumnya Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan rapat koordinasi pembatasan jalur kendaraan melalui Jalan Soka menuju Stadion Singaperbangsa. Kebijakan ini seiring dengan rencana penataan Stadion Singaperbangsa sebagai zona olahraga.
Rapat koordinasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat serta pihak terkait mengenai pengaturan lalu lintas di sekitar stadion, sehingga kawasan tersebut dapat menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman bagi aktivitas olahraga.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah instansi lintas sektor, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perhubungan (Dishub), Perum Jasa Tirta II (PJT II), Satlantas Polres Karawang, pemerintah Kecamatan Karawang Timur, pemerintah Kelurahan Karawang Wetan, tokoh masyarakat, serta perwakilan manajemen SMP IT Mentari Ilmu yang berada di sekitar kawasan stadion.
Rapat Koordinasi dipimpin langsung oleh Asisten Daerah (Asda) Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Karawang Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), Ridwan Salam, dan berlangsung di ruang rapat Asda I Setda Kabupaten Karawang, Senin (2/1).
