Asda Bagian Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Karawang, Ridwan Salam, menyampaikan bahwa pembatasan jalur tersebut merupakan bagian dari upaya penataan kawasan Stadion Singaperbangsa agar lebih tertib dan sesuai dengan fungsinya sebagai pusat kegiatan olahraga. Kebijakan ini juga menjadi salah satu bentuk peran pemerintah daerah dalam pengaturan tata kelola kota demi kepentingan masyarakat.
“Stadion Singaperbangsa ke depan akan difokuskan sebagai zona olahraga. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan akses dan lalu lintas agar aktivitas olahraga masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak diambil secara sepihak, melainkan melalui koordinasi lintas sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Baca Juga:Mau Liburan ke Pantai? Coba 7 Rekomendasi Wisata Tepi Laut di Wilayah Utara Karawang Ini, Cocok Buat HealingDampak Banjir Mulai Terasa! Warga Bekasi Diserbu Penyakit
“Kami ingin memastikan kebijakan ini tetap memperhatikan kepentingan masyarakat sekitar, termasuk akses sekolah, warga, dan pengguna jalan lainnya,” katanya.
Di kawasan Stadion Singaperbangsa terdapat salah satu fasilitas pendidikan, yakni SMP IT Mentari Ilmu. Keberadaan sekolah tersebut turut menjadi perhatian dalam pembahasan pengaturan akses jalan, mengingat aktivitas pendidikan yang berlangsung setiap hari perlu tetap berjalan lancar.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Muhana, mengatakan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan manajemen sekolah untuk mengantisipasi dampak penerapan pembatasan jalur tersebut.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak sekolah. Ke depan akan dibuka akses jalur alternatif dengan membangun jalan baru melalui tepi irigasi yang langsung menuju sekolah atau ke Jalan Soka,” ujar Muhana.
Menurutnya, pembukaan jalur alternatif ini menjadi solusi jangka panjang agar kawasan zona olahraga tetap steril, sementara akses pendidikan dan arus lalu lintas tetap terjaga.
“Upaya ini dilakukan agar kawasan stadion tertata dengan baik, sekaligus kemacetan dapat terurai,” katanya.
Selain itu, Dinas Perhubungan juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur Tarum KW 5 sebagai akses menuju Jalan Wijayakusuma guna menghindari kepadatan di sekitar stadion.
Baca Juga:Viral, Bang Jago yang Palak Bus Pariwisata di Pangalengan, Satu Pelaku Pelempar Batu di Tangkap PolisiUpdate Harga Emas Antam Hari Ini: Anjlok Drastis hingga Rp183.000 Per Gram
“Kami telah melakukan rekayasa lalu lintas. Masyarakat diarahkan melalui jalur Tarum KW 5 menuju Jalan Wijayakusuma,” ujar Muhana.
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga merencanakan perbaikan serta pelebaran Jalan Wijayakusuma untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas ke depannya.
