kbeonline.id – Bek anyar Persib Bandung, Dion Markx, resmi akan mengenakan nomor punggung 44 untuk mengarungi sisa kompetisi BRI Super League 2025-2026. Nomor tersebut bukan sekadar pilihan acak, melainkan memiliki makna personal dan filosofis bagi pemain yang didatangkan pada bursa transfer paruh musim ini.
Dion mengungkapkan bahwa angka 44 menyimpan cerita perjalanan kariernya, mulai dari level klub hingga Timnas Indonesia. Ia berharap, nomor tersebut dapat membawa energi positif sekaligus menjadi identitas barunya bersama Maung Bandung.
Gabungan Nomor Debut Klub dan Timnas
Menurut Dion, ide memilih nomor 44 berawal dari nomor-nomor yang pernah ia kenakan pada momen penting dalam karier sepakbolanya. Saat menjalani debut profesional di klub sebelumnya, Dion menggunakan nomor 25, sementara pada debutnya bersama Timnas Indonesia, ia mengenakan nomor 19.
Baca Juga:PSIM Tambah Amunisi, Jop Van Der Avert Resmi Jadi Bek AnyarBruno Moreira Akui Persebaya Bermasalah di Penyelesaian Akhir
“Ketika saya debut di klub, saya pakai nomor 25. Lalu saat debut di Timnas Indonesia, saya menggunakan nomor 19. Dua nomor itu saya gabungkan, dan hasilnya adalah 44,” ujar Dion.
Bagi Dion, momen debut selalu memiliki arti tersendiri karena menjadi titik awal perjalanan dan pembuktian sebagai pemain profesional. Dengan menggabungkan dua nomor tersebut, ia ingin membawa semangat dari dua fase penting kariernya ke Persib.
Makna Angka 4 dalam Sepak Bola
Selain alasan personal, Dion juga menilai angka 4 memiliki makna kuat dalam sepak bola, terutama bagi pemain bertahan. Nomor 4 kerap identik dengan sosok bek yang tangguh, disiplin, dan menjadi fondasi utama lini pertahanan sebuah tim.
“Nomor 4 biasanya identik dengan pemain bertahan. Itu juga mencerminkan peran saya di lapangan,” jelas Dion.
Namun, pada musim ini, nomor 4 di Persib sudah dikenakan oleh Julio Cesar, sehingga Dion harus mencari alternatif lain yang tetap relevan dengan posisinya.
Tanpa Ragu Pilih 44
Melihat nomor 44 masih kosong, Dion langsung mantap menjadikannya sebagai nomor punggung pilihan. Menurutnya, angka ganda tersebut tetap merepresentasikan karakter pemain bertahan sekaligus memiliki nilai simbolis yang kuat.
“Saya lihat nomor 44 masih kosong. Karena angka 4 identik dengan bertahan, saya tanpa ragu memilih 44,” tambahnya.
