kbeonline.id – PSIM Yogyakarta kembali bergerak aktif di bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025-2026. Terbaru, manajemen Laskar Mataram secara resmi memperkenalkan bek tengah asal Belanda, Jop Van Der Avert, sebagai penggawa anyar pada Selasa (3/2/2026) malam. Kehadiran pemain berusia 25 tahun ini diharapkan mampu menambah kedalaman sekaligus kualitas lini pertahanan PSIM.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi tim pelatih setelah melihat performa PSIM dalam beberapa pertandingan terakhir yang dinilai masih membutuhkan tambahan opsi di sektor belakang.
Respons Evaluasi Tim Pelatih
Manajer PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, menjelaskan bahwa kebutuhan akan pemain bertahan baru menjadi perhatian utama tim pelatih. Kondisi tersebut terlihat jelas saat PSIM menghadapi laga-laga berat, salah satunya ketika melawan Persebaya Surabaya, di mana opsi pemain belakang sangat terbatas.
Baca Juga:Bruno Moreira Akui Persebaya Bermasalah di Penyelesaian AkhirJendela Transfer Super League Segera Ditutup, Ini Tenggat Resminya
“Pelatih kepala menggarisbawahi pentingnya kedalaman skuad, terutama di lini pertahanan. Di beberapa pertandingan terakhir kami cukup kekurangan pilihan pemain belakang,” ujar Razzi.
Dengan hadirnya Jop, PSIM kini memiliki tambahan alternatif yang dinilai krusial untuk menjaga stabilitas permainan, terutama saat menghadapi jadwal padat di putaran kedua.
Bek Kidal yang Versatile
Salah satu kelebihan Jop Van Der Avert adalah kemampuannya bermain di lebih dari satu posisi. Pemain berkaki kidal ini tidak hanya bisa beroperasi sebagai bek tengah, tetapi juga mampu dimainkan sebagai bek kiri atau fullback kiri. Fleksibilitas tersebut menjadi nilai tambah penting bagi skema permainan PSIM.
Razzi juga menilai kualitas Jop sudah teruji lewat pengalamannya bermain di Eropa dan Asia. Sebelumnya, Jop pernah memperkuat FC Dordrecht di Liga Belanda serta tampil di kompetisi Liga 2 Korea Selatan.
“Secara kualitas, kami menilai Jop cukup baik karena punya pengalaman di Belanda dan Asia. Menariknya, saat Coach Jean Paul Van Gastel melatih di Liga 2 Belanda, Jop pernah bermain melawan tim asuhannya, sehingga pelatih sudah punya gambaran karakter permainannya,” tambah Razzi.
Peluang Debut dan Harapan Tim
PSIM membuka peluang bagi Jop untuk menjalani debut pada laga terdekat menghadapi Persis Solo, Jumat (6/2/2026). Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih dengan mempertimbangkan kondisi fisik dan kesiapan sang pemain.
