KBEONLINE.ID, BEKASI – Aksi pencurian sepeda motor yang terekam jelas kamera CCTV di Perumahan Kota Serang Baru, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, berakhir dengan keputusan tak biasa. Meski wajah pelaku terlihat jelas, pemilik kendaraan memilih untuk mengikhlaskan dan tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Peristiwa terjadi pada Selasa (3/2) sekitar pukul 16.30 WIB. Dua pria yang diduga pengamen berkeliling rumah warga sambil membawa gitar untuk memantau situasi. Setelah memastikan kondisi aman, keduanya kembali ke lokasi target tanpa memainkan gitar.
Sepeda motor milik warga diketahui terparkir di teras rumah dengan stang terkunci, namun kunci kontak masih tergantung. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk membawa kabur kendaraan dalam waktu singkat.
Baca Juga:Relokasi Pasar Tumpah Simpang SGC ke Tumaritis Gagal13 Ribu Titik PJU di Kabupaten Bekasi Belum Terpenuhi
“Saya ingat sudah mengunci stang motor, tapi memang kuncinya lupa dicabut,” ujar Ida, warga setempat kepada Cikarang Ekspres, Rabu (04/02).
Meskipun wajah para pelaku terlihat jelas di rekaman CCTV, Ida dan suaminya memutuskan untuk tidak melaporkan kejadian tersebut. “Awalnya memang mau lapor, tapi kata suami, sudah kita ikhlaskan saja,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua RT setempat, Pujianto, menyatakan bahwa pihaknya akan segera mengadakan musyawarah dengan pengurus lingkungan untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas serupa di wilayah tersebut.
“Kami akan membahas langkah-langkah antisipasi ke depan. Sebetulnya kami tidak ingin terlalu ketat, seperti melarang pemulung dan pengemis tapi karena sudah ada kejadian seperti ini, kami perlu mengambil tindakan,” ujarnya.
Terpisah, Kapolsek Serang Baru, AKP Hotma Sitompul, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi dari masyarakat terkait insiden ini. Tim Opsnal dan Kanit Reskrim segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
“Setelah tiba di TKP, kami melakukan interogasi terhadap orang yang menguasai kendaraan tersebut. Ternyata kendaraan itu tidak dilengkapi dengan surat-surat resmi atau bukti kepemilikan lainnya karena kendaraan tersebut merupakan jaminan hutang dari temannya ,” kata dia,
Hotma juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga kendaraan mereka. “Kami mengimbau masyarakat agar menyimpan kendaraan dengan baik dan melengkapinya dengan kunci ganda. Selain itu, hindari menerima atau menyimpan kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi maupun asal-usul yang jelas,” tandasnya. (Iky)
