1 gol vs Jepang di Four Nations 2025 (1-0)
Catatan tersebut semakin menguatkan peran vital Samuel Eko dalam laga-laga besar, khususnya saat menghadapi Jepang, lawan yang selama ini dikenal sulit ditaklukkan Indonesia.
Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil semakin percaya diri. Pada menit ke-24, Indonesia berhasil menggandakan keunggulan melalui gol Ardiansyah Nur. Tendangan dari flank kanan yang dilepaskan Anca—sapaan akrabnya—sempat mengenai bek Jepang dan berbelok arah sebelum masuk ke gawang.
Namun Jepang perlahan bangkit. Menit ke-30, tim tamu berhasil memperkecil ketertinggalan lewat tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Habibie, bola meluncur ke kolong gawang Indonesia.
Baca Juga:Babak Pertama Jepang Dibungkam di Indonesia Arena, Samuel Eko Lagi-Lagi Jadi Mimpi Buruk Samurai Biru Kemenag Karawang Apresiasi Kunjungan Menag RI ke Klenteng dan Ponpes, Tegaskan Moderasi Beragama
Tekanan Jepang berbuah hasil pada menit ke-35. Kapten Jepang, Shimizu, menyamakan kedudukan setelah melakukan penetrasi dari flank kiri dan melepaskan tendangan kaki kiri yang sangat keras ke arah tiang jauh gawang Indonesia.
Indonesia kembali unggul pada menit ke-39. Gol ketiga lahir dari skema build-up rapi dari bawah. Firman Ardiansyah mengalirkan bola ke Samuel Eko yang berperan sebagai pivot. Dengan satu sentuhan, Samuel Eko mengembalikan bola ke Firman, yang langsung melepaskan tembakan keras ke gawang Jepang. Gol! Indonesia unggul 3-2.
Dalam kondisi tertinggal, Jepang langsung menerapkan skema power play. Beberapa peluang tercipta, namun pertahanan Indonesia tampil solid dan disiplin.
Drama puncak terjadi saat laga menyisakan 38 detik. Jepang mengajukan challenge atas dugaan handball yang dilakukan Muhammad Iqbal saat memblok tendangan lawan. Wasit kemudian melakukan pengecekan VAR selama lebih dari satu menit sebelum akhirnya menunjuk titik putih.
Shimizu yang maju sebagai algojo sukses menaklukkan Habibie lewat tendangan penalti, sekaligus memastikan skor imbang 3-3 hingga laga berakhir.
