kbeonline.id – Derby Mataram antara PSIM Yogyakarta dan Persis Solo pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026 berakhir tanpa pemenang. Laga sarat gengsi yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026), harus ditutup dengan skor kacamata 0-0.
Pertandingan yang dimulai pukul 15.30 WIB itu berlangsung dengan tensi tinggi sejak menit awal. Kedua tim tampil berhati-hati, namun tetap berusaha menunjukkan agresivitas demi meraih tiga poin penting.
Babak Pertama: PSIM Lebih Dominan
Sejak awal babak pertama, PSIM Yogyakarta tampil lebih menguasai permainan. Tim tuan rumah kerap menekan pertahanan Persis Solo melalui permainan cepat di sektor sayap dan kombinasi umpan pendek di lini tengah.
Baca Juga:Mauro Zijlstra Ungkap Ambisi Besar Bersama Persija JakartaSergio Castel Resmi Berseragam Persib Bandung, Siap Bantu Pertahankan Gelar
Sejumlah peluang berbahaya berhasil diciptakan PSIM, meski belum mampu dikonversi menjadi gol. Di sisi lain, Persis tidak sepenuhnya bertahan. Laskar Sambernyawa beberapa kali melancarkan serangan balik yang cukup merepotkan barisan belakang PSIM.
Meski kedua tim saling mengancam, solidnya lini pertahanan serta kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Intensitas Meningkat, Peluang Terbuang
Memasuki babak kedua, tempo pertandingan meningkat. PSIM kembali mengambil inisiatif serangan dan terus menekan sejak menit-menit awal. Dominasi tuan rumah semakin terlihat saat laga memasuki menit ke-51.
Peluang emas PSIM hadir pada menit ke-54. Umpan pendek Riyatno Abiyoso berhasil diterima Pulga Vidal di depan gawang Persis. Namun, sepakan Vidal masih melebar tipis di sisi kiri gawang yang dikawal Vukasin Vranes.
Persis merespons pada menit ke-59 melalui tendangan keras Miroslav Maricic dari luar kotak penalti. Sayangnya, bola hanya membentur tiang kanan gawang PSIM yang dijaga Cahya Supriadi.
Akhir Laga: Skor Tetap Imbang
Memasuki menit ke-60, Persis mulai menaikkan intensitas serangan. Tim tamu beberapa kali memanfaatkan kesalahan lini belakang PSIM untuk menciptakan peluang berbahaya.
PSIM juga terus mencari gol hingga masa injury time. Namun, rapatnya pertahanan Persis dan penampilan solid kedua kiper membuat tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang.
Baca Juga:Tavares Waspadai Kekuatan Bali United, Persebaya Siapkan Strategi KhususHasil Evaluasi Paruh Musim, Arema FC Akhiri Kerja Sama dengan Odivan Koerich
Hasil imbang ini membuat PSIM Yogyakarta tetap berada di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 31 poin. Sementara itu, Persis Solo masih tertahan di posisi juru kunci dengan 11 poin, dan harus bekerja lebih keras untuk keluar dari zona degradasi.
