Patung “Free Money” dan Dekorasi Lain
Selain itu, sebuah maquette karya pematung ternama Tom Otterness, berjudul “Free Money”, juga dilelang.
Patung kecil bergaya kartun dua sosok berdiri di atas karung uang ini pernah digunakan Epstein sebagai penahan buku.
Karya tersebut terjual USD 5.000, menjadi salah satu item termahal dalam penjualan ini.
Ada pula:
Salinan lukisan karya Giuseppe Nogari (terjual USD 500)
Ukiran erotis Prancis abad ke-18/19 (USD 425)
Lukisan ekspresionis misterius bertanda tangan “Melia” (USD 850)
Baca Juga:Epstein Files Terbaru! Indonesia Disebut Ratusan Kali, dari Bali hingga Klaim Rothschild–Hitler dalam DokumenTerungkap dalam Epstein Files, Menelusuri Asal-usul Kekayaan Jeffrey Epstein yang Lama Dipertanyakan
Lukisan terakhir bahkan memicu spekulasi warganet karena wajahnya yang terdistorsi dan menyeramkan, dengan sebagian netizen berseloroh bahwa sosok tersebut menyerupai Donald Trump meski tidak ada bukti yang menguatkan klaim tersebut.
Selera Seni Epstein: Provokatif tapi Tak Bernilai Tinggi
Temuan ini memperkuat gambaran bahwa selera seni Jeffrey Epstein lebih bersifat provokatif dan manipulatif, bukan koleksi seni bermutu tinggi.
Banyak item ternyata hanya replika, properti dekoratif, atau karya seniman minor, yang sengaja dipilih untuk menciptakan kesan misterius dan mengganggu bagi tamu-tamunya.
Pengamat seni menilai, alih-alih sebagai kolektor serius, Epstein lebih memanfaatkan seni sebagai alat pencitraan dan psikologis, bukan investasi artistik.
