kbeonline.id – Bali United FC akan menjalani laga krusial saat menjamu Persebaya Surabaya pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2/2026) malam, dan menjadi momen penting bagi Serdadu Tridatu untuk kembali ke jalur kemenangan.
Momentum Bangkit Setelah Kekalahan
Laga kontra Persebaya menjadi ujian serius bagi Bali United setelah menelan kekalahan tipis 2-3 dari Persik Kediri pada pekan sebelumnya. Hasil tersebut memutus tren positif Bali United yang sebelumnya mampu mencatatkan enam pertandingan tanpa kebobolan. Kekalahan itu juga menjadi peringatan bahwa konsistensi tetap menjadi pekerjaan rumah bagi tim asuhan Stefano Cugurra.
Hingga pekan ke-19, Bali United telah mengoleksi tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang, dan lima kekalahan. Dengan total 28 poin, mereka saat ini menempati posisi ke-8 klasemen sementara. Posisi tersebut tentu belum sepenuhnya mencerminkan ambisi Bali United yang menargetkan papan atas klasemen.
Baca Juga:Ivar Jenner Resmi Gabung, Dewa United Tambah Kekuatan di Lini TengahDuel Papan Atas, Beckham Putra Optimistis Persib Raih Tiga Poin
Persebaya Datang dengan Percaya Diri
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang ke Gianyar dengan modal hasil imbang 1-1 saat menghadapi Dewa United Banten FC. Bajul Ijo tampil cukup stabil musim ini dan berada di posisi lebih baik dibandingkan tuan rumah. Hingga pekan ke-19, Persebaya mencatatkan delapan kemenangan, delapan hasil imbang, dan tiga kekalahan dengan raihan 32 poin, menempatkan mereka di peringkat ke-5 klasemen.
Pertandingan ini juga menjadi pertemuan kedua kedua tim musim ini. Pada pertemuan pertama di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya tampil dominan dan sukses menaklukkan Bali United dengan skor telak 5-2. Hasil tersebut tentu masih membekas dan menjadi motivasi tersendiri bagi Bali United untuk membalas di kandang sendiri.
Fokus dan Mentalitas Jadi Kunci
Kapten Bali United, Ricky Fajrin, menegaskan pentingnya fokus penuh menghadapi laga ini. Ia meminta rekan-rekannya menjadikan kekalahan sebelumnya sebagai bahan evaluasi, bukan tekanan berlebihan.
“Kami belajar menjadi lebih baik. Kami selalu berusaha belajar dari kesalahan agar bisa memberikan yang terbaik di pertandingan ini,” ujar Ricky.
