Terungkap dalam Epstein Files, Menelusuri Asal-usul Kekayaan Jeffrey Epstein yang Lama Dipertanyakan

Rilis dokumen DOJ membuka kembali misteri sumber harta ratusan juta dolar milik Jeffrey Epstein.
Rilis dokumen DOJ membuka kembali misteri sumber harta ratusan juta dolar milik Jeffrey Epstein.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KARAWANG — Pembukaan jutaan dokumen oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) pada awal 2026 kembali menyeret nama Jeffrey Epstein ke pusat perhatian dunia.

Selain memuat detail kejahatan seksual yang menjeratnya, arsip yang dikenal sebagai Epstein Files juga menyoroti satu pertanyaan lama seperti dari mana sebenarnya kekayaan Epstein berasal?

Berbagai catatan keuangan, dokumen perbankan, dan berkas pengadilan memperlihatkan aliran dana bernilai fantastis yang mengalir ke rekening Epstein selama puluhan tahun.

Baca Juga:Bill Gates Minta Maaf Pernah Berelasi dengan Jeffrey Epstein, Tegaskan Tak Terlibat KejahatanHeboh Epstein Files Nama Bill Gates Kembali Muncul, Melinda Gates Akui Beban Emosional

Saat meninggal dunia pada 2019, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai USD 560–580 juta, termasuk properti mewah dan pulau pribadi di Karibia.

Berikut penelusuran daftar sumber utama kekayaan Jeffrey Epstein, dirangkum dari laporan Forbes, dokumen pengadilan, serta hasil investigasi media internasional.

1. Kedekatan Finansial dengan Les Wexner

Awal lonjakan kekayaan Epstein kerap dikaitkan dengan hubungannya bersama Les Wexner, pendiri L Brands (Victoria’s Secret dan Bath & Body Works).

Sejak akhir 1980-an, Epstein dipercaya mengelola keuangan pribadi Wexner.

Dalam periode tersebut, ia disebut menerima kompensasi dan transfer aset bernilai ratusan juta dolar, termasuk kepemilikan rumah mewah di Manhattan.

Relasi ini membuka akses Epstein ke lingkaran elite finansial global.

2. Pembayaran Tidak Lazim dari Leon Black

Setelah tak lagi bekerja dengan Wexner, Epstein menjalin kerja sama dengan Leon Black, pendiri Apollo Global Management.

Melalui perusahaan konsultan pribadinya, Epstein menerima pembayaran sekitar USD 158–170 juta sejak 2012.

Nilai honor tersebut kemudian menjadi sorotan karena dinilai tidak sebanding dengan praktik umum jasa konsultasi keuangan.

3. Penasihat Eksklusif Kalangan Super Kaya

Baca Juga:Nama Tokoh Indonesia Muncul di Epstein Files, Begini Konteks dan FaktanyaTerungkap di Epstein Files: Jeffrey Epstein Sudah Bahas Bitcoin dan Kripto Sejak 2011

Epstein memposisikan diri sebagai konsultan terbatas bagi individu dengan kekayaan minimal USD 1 miliar.

Sejumlah laporan menyebut kliennya berasal dari kalangan pewaris konglomerasi farmasi, manajer hedge fund, dan miliarder global.

Dari skema fee dan pengelolaan aset, Epstein mengumpulkan pemasukan besar selama hampir dua dekade.

4. Optimalisasi Pajak di Kepulauan Virgin AS

Salah satu langkah strategis Epstein adalah memindahkan aktivitas bisnisnya ke Kepulauan Virgin Amerika Serikat.

Dengan memanfaatkan insentif ekonomi lokal, perusahaannya memperoleh potongan pajak hingga 90 persen.

0 Komentar