Babak Extra Time Indonesia vs Iran Sama Kuat 5-5, Juara Piala Asia Futsal 2026 Ditentukan Lewat Adu Penalti

Indonesia vs Iran
Indonesia vs Iran
0 Komentar

KBEONLINE.ID — Final Piala Asia Futsal AFC 2026 benar-benar menjadi panggung drama terbesar futsal Asia. Timnas Futsal Indonesia dan Iran saling sikut tanpa henti hingga babak extra time, sebelum akhirnya skor imbang 5-5 memaksa laga puncak ditentukan lewat adu penalti.

Laga yang digelar di hadapan puluhan ribu pasang mata itu sudah berjalan panas sejak menit awal. Hingga waktu normal berakhir, kedua tim sama kuat 4-4, memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan 2×5 menit.

Meski berstatus debutan final dan menghadapi Iran—raja futsal Asia dengan 16 kali tampil di final dan 13 gelar juara—Indonesia tampil tanpa rasa gentar. Pasukan Hector Souto menunjukkan mental baja dan disiplin permainan yang luar biasa.

Baca Juga:Indonesia vs Iran Sama Kuat 4-4, Juara Piala Asia Futsal 2026 Ditentukan di Extra TimeDILUAR DUGAAN! Babak Pertama Indonesia Unggul 3-2 atas Raja Futsal Asia Iran

Iran langsung menekan agresif pada lima menit awal. Peluang pertama Indonesia hadir pada menit ke-2 lewat Rio Pangestu, namun tembakannya masih mampu ditepis kiper Iran. Tekanan Iran akhirnya berbuah gol pada menit ke-3 melalui skema set piece yang diselesaikan Hossein Tayebi.

Indonesia merespons cepat. Menit ke-7, Reza Gunawan menyamakan kedudukan memanfaatkan bola rebound hasil tembakan Dewa Rizki. Satu menit berselang, Israr membawa Indonesia berbalik unggul usai menerima lemparan jauh dari Habibie.

Momentum Indonesia terus berlanjut. Menit ke-9, Israr kembali mencetak gol lewat serangan balik cepat dan membuat skor menjadi 3-1. Iran sempat mencetak gol pada menit ke-15, namun dianulir setelah VAR menilai bola telah keluar lapangan.

Iran mendapat peluang emas melalui second penalty akibat enam pelanggaran Indonesia, namun eksekusi Salar berhasil digagalkan Habibie. Menit ke-18, Iran akhirnya memperkecil ketertinggalan lewat Mohammad Karimi. Skor 3-2 bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Iran kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-23 melalui Ahmad Abbasi lewat tendangan bebas. Namun Indonesia langsung menjawab. Beberapa detik berselang, Samuel Eko membawa Indonesia unggul 4-3 usai menerima umpan Angga dan melepaskan tembakan keras.

Iran terus menggempur. Habibie tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan krusial. Tekanan Iran memuncak di menit-menit akhir. Menit ke-35, peluang emas Iran hanya membentur mistar. Empat menit sebelum laga usai, strategi power play Iran membuahkan hasil. Mohammad Karimi mencetak gol keduanya dan membuat skor kembali imbang 4-4.

0 Komentar