Iran sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-15 melalui Ahmad Abbasi. Namun setelah melakukan peninjauan VAR selama sekitar dua menit karena dugaan bola keluar lapangan, wasit memutuskan menganulir gol tersebut.
Iran kemudian mendapatkan peluang emas pada menit ke-16 setelah Indonesia melakukan enam pelanggaran, yang berujung pada second penalty. Brian Ick menerima kartu kuning usai melakukan pelanggaran profesional. Namun eksekusi penalti oleh Salar berhasil digagalkan dengan gemilang oleh Habibie.
Pada menit ke-18, Iran akhirnya mampu memperkecil ketertinggalan. Mohammad Karimi mencetak gol setelah Indonesia kehilangan bola terlalu lama di area sendiri. Tendangan bebas cepat dimanfaatkan Iran, dengan umpan dari Salar yang diselesaikan Karimi. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-2, di mana seluruh gol Iran di babak pertama tercipta melalui situasi set piece.
Baca Juga:SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Final Indonesia vs Iran Piala Asia Futsal 2026Polres Karawang Gelar Sertijab Wakapolres, Kasatlantas Hingga Pelantikan Kasatres PPA dan PPO
Hingga babak pertama berakhir, Indonesia tetap unggul 3-2 atas Iran dalam laga final yang berlangsung panas dan penuh tensi, membuka peluang besar bagi skuad Garuda untuk mencetak sejarah di futsal Asia.
