KBEONLINE.ID KARAWANG — Kondisi memprihatinkan dialami Gedung Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Maliyah yang berlokasi di Kampung Elo, Desa Sukamanah, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Bangunan sekolah tersebut dilaporkan nyaris ambruk akibat cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang, ditambah struktur gedung yang sudah lapuk dimakan usia.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (9/2/2026), di tengah meningkatnya intensitas hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Bekasi dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir.
Atap Dua Ruang Kelas Mengkhawatirkan
Baca Juga:5 Link Twibbon Hari Pers Nasional 2026 Gratis untuk Media Sosial, Ini Cara PakainyaKemacetan di Jalan Industri Pasirgombong Cikarang Utara Dipicu Antrean Uji KIR Mobil Saat Hujan
Berdasarkan pantauan di lokasi, kondisi atap pada dua ruang kelas MTs Al Maliyah tampak rusak parah dan tidak lagi layak digunakan.
Rangka atap terlihat rapuh dan berpotensi runtuh sewaktu-waktu, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Risiko ambruk dinilai semakin besar mengingat curah hujan tinggi dan terpaan angin kencang yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Sekolah Menampung Sekitar 300 Siswa
Diketahui, MTs Al Maliyah saat ini memiliki sekitar 300 peserta didik yang aktif mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Kondisi bangunan yang tidak layak ini dikhawatirkan dapat mengganggu proses pendidikan, sekaligus membahayakan keselamatan seluruh warga sekolah.
Warga dan pihak sekolah berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, agar segera dilakukan penanganan darurat maupun perbaikan permanen sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Butuh Penanganan Cepat Demi Keselamatan
Kasus ini kembali menyoroti persoalan bangunan sekolah tidak layak di sejumlah daerah, khususnya di tengah cuaca ekstrem.
Baca Juga:Motor Honda CRF 150L Milik Mahasiswa Hilang Digondol Maling di Cikarang Pusat, Polisi Selidiki CCTVHaris Azhar Bantu Kasus Pandji Pragiwaksono Diselesaikan Via Restorative Justice Sesuai KUHP Baru
Keselamatan siswa dan guru dinilai harus menjadi prioritas utama, terlebih sekolah merupakan ruang publik yang digunakan setiap hari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait rencana perbaikan atau tindak lanjut dari pihak berwenang.
