Jalan Tanggul Kong Isah di Tambun Utara Tinggal 200 Meter, Camat Targetkan Tembus Sukawangi

Jalan Tanggul Kong Isah di Tambun Utara.
Jalan Tanggul Kong Isah di Tambun Utara Tinggal 200 Meter, Camat Targetkan Tembus Sukawangi. (KBE)
0 Komentar

KBEonline.id, BEKASI – Pembangunan jalan tanggul Kong Isah di Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara tinggal menyisakan sekitar 200 meter lagi. Akses tersebut diharapkan bisa segera rampung agar tersambung langsung hingga wilayah Kecamatan Sukawangi dan menjadi jalur alternatif penting bagi warga.

Camat Tambun Utara, Najmuddin, mengatakan pembangunan jalan tersebut sebenarnya sudah masuk dalam usulan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan kini tinggal menunggu realisasi.

“Udah kita masukin ke Musrenbang. Itu tinggal dikit lagi, paling sekitar 200 meter, tinggal ujungnya doang,” kata Najmuddin kepada Cikarang Ekspres, Senin (9/2).

Baca Juga:Jadwal Film Bioskop Trans TV Senin, 9 Februari 2026 Lengkap Sinopsis: Nonton Film Drama-Aksi Usai BeraktivitasCek Skema Tabel KUR Mandiri 2026 Pinjaman Rp10 Juta, Ini Rincian Cicilan per Bulannya!

Menurutnya, pembangunan jalan tanggul sempat menemui kendala karena dianggap bersinggungan dengan kawasan perumahan. Namun ia menegaskan, jalan tersebut merupakan bagian dari utilitas warga, bukan kepentingan perumahan.

“Kalau saya bangun jalan tanggul, katanya ada permasalahan karena kena perumahan. Tapi menurut saya itu utilitas warga, nggak ada urusan sama perumahan,” tegasnya.

Najmuddin berharap jalan tersebut bisa dibangun dan dicor pada tahun ini agar konektivitas antarwilayah semakin baik. Apalagi, jalur itu dirancang tembus dari Tambun Utara hingga Sukawangi.

“Saya pengennya itu nyambung sama Sukawangi. Itu tembusannya Perumahan Nebraska dan lainnya. Tinggal dikit lagi kalau dicor bisa langsung nyambung,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalan tanggul tersebut merupakan akses vital bagi warga, terutama saat terjadi banjir. Sebelumnya, kawasan Sriamur kerap terendam saat Kali Bekasi meluap. Namun setelah dilakukan penurapan, kondisi banjir mulai berkurang.

“Sekarang Sriamur agak mendingan karena sudah diturap. Tapi kalau Kali CBL meluap, jalan tanggul ini jadi akses penting supaya warga bisa cepat keluar,” jelas Najmuddin.

Secara keseluruhan, panjang jalan dari Sriamur, Srimukti hingga perlintasan Sukawangi mencapai sekitar tiga kilometer. Hampir seluruh ruas sudah dicor, hanya tersisa beberapa titik di bagian ujung.

Baca Juga:Daftar Wilayah Berpotensi Dihantam Cuaca Ekstrem Hari Ini Senin, 9 Februari 2026Doa Ziarah Kubur Sebelum Puasa Ramadan Sesuai Sunnah Lengkap Latin dan Artinya

Dalam Musrenbang, Najmuddin menyebut ada tiga program prioritas yang diusulkan Kecamatan Tambun Utara. Pertama, normalisasi sungai dan saluran, khususnya Kali Bekasi dan Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL).

“Normalisasi dan TPT itu program utama. Sungai harus dipelihara tiap tahun supaya banjir tidak terulang lagi di Tambun Utara,” katanya.

0 Komentar