Rutilahu 2025 Lampaui Target Tembus 2.870, Pemkab Karawang Perkuat Program Gentengisasi

Rutilahu Karawang Lampaui Target Tembus 2.870 Unit dan Menggunakan Atap Genteng
Rutilahu Karawang Lampaui Target Tembus 2.870 Unit dan Menggunakan Atap Genteng
0 Komentar

Bupati Aep menegaskan, saat ini seluruh pelaksanaan Rutilahu di Karawang sudah menggunakan genteng sebagai material atap. Bahkan, penggunaan genteng juga telah diwajibkan untuk pembangunan gedung dan kantor pemerintahan di lingkungan Pemkab Karawang.

“Makanya sekarang Rutilahu itu kami pakai genteng semua. Untuk bangunan kantor pemerintah juga sudah diwajibkan menggunakan genteng,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang, Asep Hazar, menyampaikan bahwa program Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) merupakan salah satu program prioritas Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh yang terus didorong pelaksanaannya guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

Baca Juga:Pemuda Segede Gaban : Kongkalikong Legislatif dan Eksekutif terhadap Mandeknya Pembangunan PemudaBegini Tata Cara Lolos Jadi Guru SMA Garuda, Simak Sampai Tuntas!

“Rutilahu ini menjadi program prioritas Pak Bupati untuk memastikan masyarakat memiliki rumah yang layak, aman, dan sehat,” jelasnya.

Asep menambahkan, pada tahun 2025 jumlah rumah tidak layak huni yang berhasil dibangun dan diperbaiki melalui program Rutilahu mencapai 2.870 unit. Program tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang.

“Alhamdulillah, pada tahun 2025 program Rutilahu telah terbangun sebanyak 2.870 unit atau melampaui target yang ditetapkan. Pada tahun ini kami menargetkan sebanyak 2.500 unit,” katanya.

Ia berharap melalui pelaksanaan program Rutilahu yang berkelanjutan serta penerapan kebijakan gentengisasi, Pemerintah Kabupaten Karawang dapat terus meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

“Kami berharap program Rutilahu ini benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menciptakan lingkungan permukiman yang lebih layak,” tutupnya. (Siska)

0 Komentar