KBEONLINE.ID – Daun kelor semakin mencuri perhatian masyarakat sebagai salah satu superfood lokal dengan segudang manfaat kesehatan. Tanaman yang dikenal dengan nama ilmiah Moringa oleifera ini sebenarnya sudah lama tumbuh di Indonesia dan kerap dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, daun kelor kembali naik daun dan banyak diolah menjadi berbagai produk modern.
Secara nutrisi, daun kelor dikenal kaya akan vitamin dan mineral penting. Di dalamnya terkandung vitamin A, C, dan E, kalsium, zat besi, protein nabati, serta antioksidan tinggi. Kandungan tersebut membuat daun kelor dipercaya membantu meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga kesehatan mata, mendukung kesehatan tulang, hingga membantu melawan radikal bebas.
Tak hanya dari sisi kesehatan, daun kelor juga semakin digemari karena fleksibel diolah menjadi berbagai menu. Mulai dari sayur bening, tumisan, campuran teh herbal, hingga dijadikan bubuk kelor yang praktis untuk dicampur ke dalam smoothies atau makanan lainnya. Inovasi produk berbahan dasar daun kelor pun terus berkembang, seperti kapsul suplemen, biskuit sehat, dan minuman serbuk instan.
Baca Juga:Gaji Lancar di Persib Bandung, Klok–Haye–Beckham Satu Lapangan di Bisnis PadelPembangunan Kabupaten Bekasi Mandek: Proyek Baru Jalan Akhir Tahun
Popularitas daun kelor juga didorong oleh tren gaya hidup sehat dan kembali ke bahan alami. Banyak masyarakat kini mulai melirik potensi pangan lokal yang mudah didapat, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi. Selain itu, daun kelor juga dinilai ramah lingkungan karena tanaman ini mudah tumbuh di berbagai kondisi dan tidak memerlukan perawatan rumit.
Dengan manfaat yang melimpah dan potensi ekonomi yang besar, daun kelor tidak hanya dianggap sebagai tanaman biasa, tetapi juga sebagai aset pangan dan kesehatan masa depan. Pemerhati kesehatan pun mendorong pemanfaatan daun kelor secara bijak sebagai bagian dari pola makan seimbang untuk mendukung kualitas hidup yang lebih baik.
