Discord Wajibkan Verifikasi Wajah & Umur untuk Semua Fitur Mulai Bulan Depan

Discord Wajibkan Verifikasi Wajah & Umur untuk Semua Fitur Mulai Bulan Depan
Discord Wajibkan Verifikasi Wajah & Umur untuk Semua Fitur Mulai Bulan Depan
0 Komentar

KBEOnline.id – Discord baru saja mengumumkan perubahan besar soal cara mereka mengelola usia pengguna. Mulai bulan depan, platform yang sudah jadi tempat nongkrong jutaan gamer dan komunitas hobi ini bakal menjalankan aturan “teen-by-default” di seluruh dunia. Jadi, semua akun akan dianggap remaja dulu—dan banyak fitur yang dikunci sampai pengguna menyelesaikan verifikasi umur.

Selama ini, Discord memang identik dengan komunitas gamer, apalagi sejak terhubung langsung ke PlayStation dan Xbox. Tapi, sejak pandemi, banyak juga kreator, pekerja, dan komunitas hobi lain yang pindah ke Discord buat ngobrol, kerja bareng, atau sekadar tukar cerita.

Nah, lewat pengumuman resminya, Discord bilang ada dua cara buat verifikasi umur. Pertama, pakai kamera buat scan wajah—jadi sistem bakal memperkirakan umur kita langsung dari selfie. Kedua, unggah dokumen identitas ke pihak ketiga yang sudah ditunjuk Discord. Pihak Discord menekankan kalau proses ini mengutamakan privasi: video selfie nggak bakal keluar dari perangkat, dokumen identitas langsung dihapus setelah verifikasi selesai, dan status verifikasi nggak kelihatan oleh pengguna lain. Untungnya, proses ini biasanya cukup sekali saja.

Baca Juga:Jelang Tayang, One Piece Live-Action Season 2 Ungkap PosterKafka dan Blade Ramaikan Fortnite Lewat Kolaborasi HSR

Mulai awal Maret, fitur-fitur tertentu otomatis dibatasi buat semua akun. Kalau mau akses penuh, pengguna harus terverifikasi sebagai orang dewasa. Fitur yang dikunci? Misalnya, buka blur konten sensitif, masuk ke server atau channel khusus dewasa, dan matikan filter otomatis yang biasanya aktif.

Ada juga aturan baru buat pesan langsung dari orang asing—masuknya ke inbox terpisah, dan cuma akun dewasa terverifikasi yang bisa ubah setting itu. Akun remaja juga nggak bisa bicara di Stage server, serta bakal dapat peringatan ekstra kalau ada permintaan pertemanan dari akun asing.

Kata Savannah Badalich, Kepala Kebijakan Produk Discord, sistem ini memang dirancang untuk melindungi remaja, tapi tetap kasih keleluasaan buat pengguna dewasa yang terverifikasi. Pendekatannya disebut mirip dengan sistem verifikasi yang sudah lebih dulu dipakai Roblox tahun lalu.

Walaupun tujuannya jelas, banyak pengguna tetap was-was soal keamanan data pribadi mereka. Discord pernah dikritik saat uji coba sistem serupa di Inggris tahun 2025, gara-gara ada insiden kebocoran data. Sekarang, aturan ini diterapkan global. Banyak orang menunggu, apakah Discord benar-benar bisa menjaga keamanan data penggunanya di skala sebesar ini. (*)

0 Komentar