kbeonline.id – Arema FC semakin menunjukkan kepercayaan diri tinggi setelah meraih kemenangan impresif atas Persija Jakarta pada pekan ke-20 BRI Super League 2025-2026. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Singo Edan sukses membungkam Macan Kemayoran dengan skor meyakinkan 2-0, sebuah hasil yang memberi suntikan moral besar bagi tim asal Malang tersebut.
Kemenangan di kandang lawan sekaliber Persija tidak hanya bernilai tiga poin, tetapi juga memperkuat keyakinan Arema FC untuk membidik target ambisius, yakni finis di posisi lima besar pada akhir musim.
Target Lima Besar Tetap Jadi Pegangan
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menegaskan bahwa target masuk lima besar bukanlah wacana baru. Pria yang akrab disapa Inal itu menyebut target tersebut sudah dicanangkan sejak awal musim dan tetap dipertahankan hingga kini.
Baca Juga:Persib Bandung Bawa Kurzawa ke Thailand, Debut di ACL 2 Kian DekatDominan Tapi Tumpul, Persija Gagal Amankan Poin di GBK
“Musim ini kami ingin berada di lima besar. Sejak awal musim targetnya tidak berubah. Kami masih optimistis. Karena itu di putaran kedua ada evaluasi untuk memperkuat tim,” ujar Inal, Selasa (10/2/2026).
Saat ini, Arema FC berada di peringkat ke-9 klasemen sementara dengan koleksi 27 poin. Mereka masih terpaut delapan poin dari Persebaya Surabaya yang menempati posisi kelima dengan raihan 35 poin. Meski jarak tersebut terbilang cukup jauh, peluang Singo Edan untuk mengejar tetap terbuka lebar mengingat masih ada 14 pertandingan tersisa hingga akhir musim.
Dampak Positif Perombakan Skuad
Performa positif Arema FC di awal putaran kedua tak lepas dari perubahan signifikan pada komposisi pemain. Pada bursa transfer paruh musim, Singo Edan mendaftarkan delapan pemain baru, lima di antaranya adalah pemain asing.
Kelima legiun impor tersebut yakni Pablo Oliveira, Gabriel Silva, Gustavo Franca, Joel Vinicius, dan Walisson Maia. Sementara tiga pemain lokal yang direkrut adalah Hansamu Yama, Rio Fahmi, dan Leo Guntara.
“Para pemain itu sudah sesuai dengan kebutuhan pelatih. Sekarang tinggal bagaimana mereka memaksimalkan hasil di lapangan,” lanjut Inal.
Pertahanan Solid, Gawang Sulit Ditembus
Salah satu perubahan paling mencolok terlihat di sektor pertahanan. Dalam dua laga terakhir, Arema FC berhasil mencatatkan clean sheet. Gawang yang dikawal Muhammad Adi Satryo tidak kebobolan saat menghadapi Persijap Jepara maupun Persija Jakarta.
