Dokumen yang dirilis tidak memuat bukti bahwa Elon Musk, Mark Zuckerberg, maupun tamu lain yang hadir dalam jamuan makan malam tersebut terlibat dalam praktik perdagangan seks atau kejahatan seksual yang dilakukan Epstein.
Departemen Kehakiman AS menekankan bahwa rilis dokumen bertujuan meningkatkan transparansi, bukan untuk menetapkan kesalahan pihak-pihak yang hanya disebut atau terlihat dalam arsip.
