Normalisasi Sungai di Bekasi Tersendat Terkendala Biaya 

Kali Bekasi
Kebijakan Pemkab Bekasi menunda pembangunan infrastruktur berdampak serius terhadap penanganan banjir. -KBE-
0 Komentar

“Ada sekitar 30 persen angggaran yang dipangkas dibandingkan tahun lalu sehingga yang diupayakan pada titik yang benar-benar kritis seperti halnya CBL dan Ciherang. Sedangkan titik lainnya kami sesuaikan. Karena memang pengerjaannya sendiri sedang diusulkan agar dimungkinkan bisa disegerakan sesuai arahan pimpinan,” ucap dia.

Sebelumnya, Plt Bupati Asep Surya Atmaja mengajukan bantuan pembangunan terutama yang berkaitan dengan penanganan banjir pada pemerintah porvinsi dan pusat. Menurut dia ada 16 titik tanggul jebol dan kritis yang perlu ditangani segera.

Ia menegaskan, penanganan tanggul jebol harus dilakukan secara menyeluruh, terencana, dan berkelanjutan, mengingat fungsi tanggul sangat vital dalam melindungi masyarakat dari risiko banjir tahunan yang kerap melanda wilayah hilir.

Baca Juga:Penampungan Banjir Diusulkan Jadi Prioritas di Cikarang PusatSiap-Siap Banjir Long Weekend! Cek Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Imlek 2026 Sesuai SKB 3 Menteri

Dari sisi pembiayaan, penanganan tanggul jebol akan dilakukan melalui skema kolaboratif lintas pemerintah. Sinergi anggaran menjadi kunci agar pembangunan dan perbaikan tanggul dapat segera direalisasikan tanpa menunggu waktu yang terlalu lama.

“Pembiayaan akan dilakukan secara bersama-sama, baik dari APBD Kabupaten Bekasi, APBD Provinsi Jawa Barat, maupun melalui dukungan BBWS. Dengan kolaborasi ini, kami berharap proses penanganan bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar