KBEonline.id, BEKASI – Patung Ikan Gabus yang sebelumnya sempat viral di media sosial karena penempatannya di area exit Tol Gabus, Desa Srijaya, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, kini dialihkan fungsinya menjadi ikon penggerak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) warga setempat.
Sebelumnya, video penampakan Patung Ikan Gabus yang diunggah akun Instagram @infobekasi ditonton lebih dari satu juta kali. Dalam video tersebut, patung terlihat berdiri di tengah persimpangan jalan kawasan exit Tol Gabus dan menuai beragam tanggapan dari warganet.
Seiring evaluasi penataan kawasan, patung tersebut kemudian dipindahkan ke lokasi yang lebih representatif. Di lokasi barunya, Patung Ikan Gabus dirancang sebagai ikon kawasan UMKM dan kuliner, yang diharapkan mampu mendorong perekonomian warga Tambun Utara.
Baca Juga:Tak Sekadar Survei, SNLIK 2026 di Kota Bekasi Jadi Penentu Arah Kebijakan KeuanganNormalisasi Sungai di Bekasi Tersendat Terkendala Biaya
Tokoh Masyarakat Tambun Utara Drahim Sada, mengatakan ikan gabus memiliki nilai historis bagi masyarakat setempat. Wilayah Tambun Utara, khususnya Kampung Gabus, pada masa lalu dikenal sebagai kawasan rawa-rawa yang banyak ditumbuhi pohon gabusan.
“Di bawah akar pohon gabusan itu banyak ikan hidup. Karena itu disebut ikan gabusan, yang kemudian disingkat menjadi ikan gabus,” ujar Drahim Sada kepada Cikarang Ekspres, Selasa (10/2).
Menurut Drahim, viralnya Patung Gabus justru menjadi peluang untuk memperkenalkan wilayah Tambun Utara ke masyarakat luas. Keberadaan pintu Tol Gabus dinilai memperkuat potensi ekonomi kawasan tersebut.
“Sekarang orang jadi tahu Kampung Gabus. Ini menjadi promosi tidak langsung bagi wilayah dan usaha warga,” katanya.
Ke depan, kawasan di sekitar ikon Patung Gabus akan dikembangkan sebagai pusat kuliner dan UMKM dengan konsep Warung Gabus. Lokasinya berada sekitar 150 meter dari exit Tol Gabus ke arah Tambelang dan direncanakan mulai beroperasi setelah Lebaran.
“Ke depan, kawasan di sekitar ikon Patung Gabus akan dikembangkan sebagai pusat kuliner dan UMKM dengan konsep Warung Gabus. Lokasinya sekitar 150 meter dari exit Tol Gabus ke arah Tambelang dan direncanakan mulai beroperasi H+10 setelah Lebaran,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Tambun Utara Najmuddin menyatakan pembangunan patung gabus tidak diusulkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). “Di Musrenbang tidak saya usulkan, karena status tanahnya belum jelas. Masa di tengah-tengah jalan,” ujar Najmuddin.
