‎Demi Sekolah Wali Murid Jalan Kaki 2,8 Km Setiap Hari Usai SDN 03 Ciledug Ditutup Tol Japek II

SDN 03 Ciledug Ditutup efek tol Japek II pindah sementara ke SMPN 5 Setu
SDN 03 Ciledug Ditutup efek tol Japek II pindah sementara ke SMPN 5 Setu
0 Komentar

‎​”Satu kelas itu ada 27 anak, tapi karena digabung pakai sekat, satu ruangan besar bisa sampai 50 anak lebih. Satu meja harus dipakai buat tiga orang anak,” ungkap Ika.

‎​Ika, yang beruntung masih memiliki sepeda motor, tetap memilih untuk menunggu di sekolah karena enggan menempuh jarak yang jauh jika harus pulang-pergi.

‎”Kita sebagai orang tua mah nggak mau lama-lama di SMPN 5 ini karena jauh. Dulu waktu masih di gedung lama SDN 03 Ciledug, jalan kaki cuma 5 menit sudah sampai,” kenang Ika

Baca Juga:‎Tiga Tahun Usulan Tak Kunjung Terealisasi, Puskesmas Sukadami Belum Miliki Layanan PONEDRamai Disebut Tak Ada, PPG Guru Tertentu 2026 Ternyata Masih Dibuka, Ini Skema dan Datanya

‎Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya mengklaim proses belajar mengajar para siswa SDN 03 Ciledug yang menumpang di SMPN 5 Ciledug berjalan normal. Ia menyebut bahwa penetapan lokasi (penlok) pengganti SDN 03 Ciledug masih dalam tahap penilaian, meski disisi lain pihak tol sudah menutup resmi operasional gedung SDN 03 Ciledug.

‎”Saat ini kegiatan belajar mengajar berjalan normal. Pagi hari dipakai SMP, siangnya sampai sore dipakai SD. Jadi tidak ada penumpukan siswa, dan jumlah peserta didik per kelas tetap sesuai ketentuan katanya,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar