kbeonline.id – Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat jelang pertandingan pekan ke-21 BRI Super League 2025-2026 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Duel yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026) malam, berpotensi berlangsung tanpa dua andalan lini depan mereka, Malik Risaldi dan Mihailo Perovic.
Kedua pemain tersebut masih diragukan tampil setelah mengalami cedera saat Persebaya meraih kemenangan penting 3-1 atas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pekan lalu. Malik dilaporkan mengalami cedera paha, sementara Perovic mendapat benturan di kepala yang membuatnya tak bisa menyelesaikan pertandingan.
Kontribusi Penting yang Sulit Tergantikan
Meski statistik keduanya tidak selalu mencolok, peran Malik dan Perovic sangat vital dalam skema permainan Bajul Ijo. Perovic telah mencatatkan 18 penampilan dengan koleksi empat gol musim ini. Sementara Malik tampil dalam 20 laga dengan sumbangan satu gol dan dua assist.
Baca Juga:Misi Asia Berlanjut! Persib Hadapi Ratchaburi di Babak GugurDatang di Tengah Krisis, Marian Mihail Optimistis Selamatkan PSBS
Namun kontribusi mereka tak sekadar angka. Keduanya dikenal aktif membuka ruang, menekan pertahanan lawan, serta menjaga ritme serangan tim. Absennya dua pemain ini berpotensi membuat variasi serangan Persebaya menyempit, terutama dalam menghadapi Bhayangkara yang dikenal solid dalam transisi bertahan.
Pelatih Bernardo Tavares pun belum bisa memastikan kondisi terkini anak asuhnya. Ia memilih menunggu perkembangan dari tim medis sebelum mengambil keputusan akhir.
“Kami tidak tahu apakah mereka bisa bermain atau tidak. Kami akan melihat beberapa hari ke depan apakah mereka bisa pulih,” ujar pelatih asal Portugal tersebut.
Tavares Siapkan Alternatif dan Evaluasi Taktik
Selain Malik dan Perovic, beberapa pemain lain juga dikabarkan belum berada dalam kondisi fisik terbaik. Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Tavares dalam menjaga konsistensi timnya di papan atas.
Meski demikian, persiapan taktik tetap berjalan. Tavares menegaskan bahwa timnya tengah melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek permainan yang dinilai kurang maksimal pada laga sebelumnya.
“Kami mengerjakan beberapa hal yang kami anggap penting, terutama aspek yang perlu ditingkatkan sebagai tim,” tambahnya.
Saat ini Persebaya menempati peringkat kelima klasemen sementara dengan 35 poin dari 20 pertandingan. Posisi tersebut masih sangat rawan tergeser jika kehilangan poin. Di sisi lain, Bhayangkara FC yang berada di peringkat ke-10 dengan 26 poin tentu datang dengan motivasi tinggi untuk mencuri hasil positif.
