CIKARANG SELATAN – Puskemas Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, saat ini belum bisa memberikan layanan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (Poned) atau layanan 24 jam. Dikarenakan belum adanya fasilitas dan tenaga medis yang memadai.
Kelapa Puskemas Sukadami, dr Adi Pranaya mengatakan, pihaknya sudah mengusulkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi agar adanya pembangunan gedung baru untuk menunjang pelayanan rawat inap.
” Nah kita (Puskesmas) sudah mengajukan selama 3 tahun. berharap agar lahan puskesmas sukadami ini bisa dibangun puskesmas Poned pelayanan 24 jam sehingga bisa juga untuk persalinan dan juga rawat inap,” kata dr Adi Kepada Cikarang Eksepres, Rabu (11/2/26).
Baca Juga:Ramai Disebut Tak Ada, PPG Guru Tertentu 2026 Ternyata Masih Dibuka, Ini Skema dan DatanyaKetua Komisi II DPRD Soroti Penataan Kota, Rengasdengklok Didorong Jadi Kota Sejarah yang Tertib dan Nyaman
Ia mengungkapkan, layanan Puskesmas 24 jam ini sesuai dengan amanat Bupati Bekasi bahwa puskesmas bisa melayani 24 jam. Namun perlu di dukung bangun poned 3 atau 5 lantai.
Meski begitu, direalisasikannya atau tidak itu kebijakan pemerintah daerah maupun pusat. Terlebih saat ini pemerintah daerah sedang evisiensi anggaran, termasuk di puskemas sukadami.
” Jadi kalau hal itu tentu saja kita ketahui bahwa entah di Pemerintah Pusat atau Pemerintah Kabupaten Bekasi terjadi efisiensi anggaran termasuk di puskesmas pun terjadi. Efisiensi anggaran yang memang drastis di bandingkan tahun-tahun sebelum covid,” terangnya.
Ia mengungkapkan, Pemerintah Daerah sudah menyediakan lahan seluas 1.000 meter persegi yang lokasinya di belakang puskesmas sukamdani.
” Lahan ini sudah di beli Pemerintah Daerah dengan bukti ada hak pemilik sebelumnya. kalau kita mau menjadi Poned tentu saja gedungnya memadai, ruangannya terpisah. Jadi saat ini saya rasa belum ada kendala tapi memang belum di bangun saja,” terangnya.
Ia menambahkan, belum adanya realisasi tambahan gedung puskesmas ini juga sudah di sampaikan ke Camat Cikarang Selatan, Kabag Pembangunan dan juga Asda 2 pada saat Musrenbang Kecamatan beberapa hari yang kalau
” Sampai dengan pak bupati pun kami berharap mudah-mudahan yang ingin pelayan puskesmas 24 jam bisa diakomodir oleh puskesmas sukadami,” tandasnya. (mil)
