Wajib Ditiru! Dari Juli ke Oktober, Program Ketapang Serang Langsung Tancap Gas: 480 Ayam Hasilkan 20 Kg Telur

Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Serang melakukan budidaya ayam petelur
Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Serang melakukan budidaya ayam petelur
0 Komentar

KBEONLINE.ID‎ CIKARANG SELATAN – Program Ketahanan Pangan (Ketapang) Desa Serang, Kecamatan Cikarang Selatan

‎M, saat ini sudah berhasil dalam melakukan budidaya ayam petelur.

‎Program yang di gawangi oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Serang Bersahaja ini mampu memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat sekitar, terutama telur.

Baca Juga:Tiga Tersangka Pengeroyokan Diperiksa, Polisi Tunggu Hasil untuk Tahan NY Oknum DPRD Kabupaten Bekasi Ratchaburi Bantai Persib 3-0, Misi Berat Lolos 8 Besar Menanti di Bandung

‎Pj Kepala Desa Serang, Achmad Fadillah mengatakan, sejak di mulai pada Bulan Juli 2025, ayam baru bisa bertelur dengan ukuran normal dan bisa di panen Bulan Oktober.

‎” Jadi kurang lebih 5 bulan berjalan itu secara kebutuhan pangan warga sekitar sudah mampu mengkaper. Bahkan 1 kandang yang di kampung jati pilar ini cukup keteteran dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk sehari-hari,” kata Fadillah, Kamis (12/2/26).

‎Ia mengungkapkan, dengan jumlah populasi 480 ekor ayam ini bisa menghasilkan kurang lebih 20 kg/harinya. Selain itu telur yang di jual ke masyarakat harganya tidak boleh sama dengan harga di pasar regional.

‎” Makangakanya di dua kandang yang dibawah naungan BUMDes Serang Bersahaja dalam program ketapang ini menjualnya Rp 27.000/kg. Itu jauh di atas harga eceran,” ucapnya.

‎Oleh karena itu, apabila ada program Ketapang berikutnya yang memang harus berjalan, budidaya ayam petelur ini dinilai sangat menjanjikan.

‎” Makangakanya besar harapan kami ketika ada ketentuan untuk program ketapang berikutnya yang memang harus berjalan, ini merupakan progres yang bagus dalam artian keuntungan nya justru untuk kepentingan masyarakat tidak selalu keuntungan finansial,” pungkasnya. (mil)

0 Komentar