Belum Tahu Sejarah Stadion Utama Gelora Bung Karno? Fakta Aslinya Bikin Kamu Melongo!

Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK)
0 Komentar

Dibangun Hanya Dua Tahun!

Hal lain yang bikin kaget: stadion ini dibangun dalam waktu sekitar dua tahun, dari 1960 hingga 1962. Proyek raksasa itu rampung tepat waktu dan diresmikan pada 24 Agustus 1962 untuk pembukaan Asian Games ke-4.

Kecepatan pembangunan ini menjadi bukti keseriusan pemerintah saat itu untuk menjadikan olahraga sebagai panggung harga diri bangsa.

Kontroversi Global dan Lahirnya GANEFO

Namun kisah GBK tak berhenti di peresmian. Indonesia sempat melarang partisipasi Israel dan Taiwan dalam Asian Games 1962 atas dasar solidaritas politik. Keputusan itu memicu konflik dengan IOC hingga keanggotaan Indonesia dibekukan.

Baca Juga:Kupas Tuntas NPD! Kenali 5 Tipe Narsisme yang Sering Tak Disadari di Sekitar KitaBelajar Bahasa Jadi Seperti Main Game? Duolingo Jawabannya!

Sebagai respons, Soekarno menggagas ajang tandingan bernama GANEFO (Games of the New Emerging Forces) pada 1963. Ajang ini dimaksudkan sebagai simbol perlawanan terhadap dominasi Barat dalam olahraga internasional.

Lebih dari Sekadar Stadion

Hingga kini, Stadion Utama Gelora Bung Karno tetap berdiri megah sebagai saksi sejarah. Ia bukan hanya arena pertandingan, melainkan monumen diplomasi, simbol keberanian politik, dan bukti bahwa bangsa yang pernah dijajah mampu membangun mahakarya yang melampaui zamannya.

Dari penolakan Amerika hingga dukungan Uni Soviet, dari krisis ekonomi hingga perhelatan Asian Games, GBK menyimpan cerita yang jauh lebih besar daripada sekadar sepak bola dan konser musik.

Masih mengira GBK cuma stadion biasa? Setelah tahu kisahnya, pandanganmu pasti berubah.

0 Komentar