KBEOnline.id – Gara-gara RAM makin langka dan harga PC rakitan naik terus, banyak gamer sempat berharap pada pabrikan memori China kayak ChangXin Memory Technologies (CXMT). Harapannya sih simpel: produksi besar, harga miring, tekanan harga global jadi lebih ringan.
Tapi kenyataannya malah nggak seindah itu.
CXMT Lagi Getol Bikin HBM3 Buat AI
Media Korea MK bilang CXMT bakal alokasikan sekitar 20 persen dari total produksi DRAM mereka ke HBM3, kurang lebih 60.000 wafer. HBM alias High Bandwidth Memory sekarang jadi barang panas karena dipakai di akselerator AI dan data center.
Jadi ya, kapasitas yang tadinya bisa buat DDR4 atau DDR5 untuk PC gaming, sekarang malah lebih banyak lari ke sektor AI yang jelas-jelas marginnya jauh lebih besar.
Baca Juga:MARVEL Tōkon: Fighting Souls Ungkap Roster X-Men & Jadwal RilisPenayangan Roshidere Season 2 Diundur hingga 2027
Permintaan HBM di China sendiri lagi gila-gilaan. Soalnya, akses ke memori dari produsen Korea makin susah gegara aturan ekspor. Sementara perusahaan kayak Huawei butuh banget HBM buat genjot produksi chip AI mereka, termasuk lini Ascend. Dari sisi bisnis, ini memang peluang gede banget.
Tantangan Teknologi CXMT
Masalahnya, teknologi HBM3 CXMT belum sepenuhnya siap tempur di pasar global. Yield produksinya masih jadi PR berat. Tanpa teknologi EUV, mereka terpaksa pakai multi-patterning yang jauh lebih ribet dan rawan gagal.
Kalau CXMT berhasil ngelewatin rintangan teknis ini, ekosistem AI di China bisa dapat dorongan gede. Tapi kalau mentok, ya produksinya bakal terus nyangkut di tahap eksperimen dan perbaikan, nggak benar-benar nembus pasar konsumen.
Dampak ke Harga RAM Gaming
Sementara itu, CXMT katanya sih udah ngobrol sama beberapa produsen PC global soal suplai DRAM. Tapi masih sebatas pembicaraan awal, belum ada komitmen serius yang bikin RAM murah langsung banjir ke pasar.
Buat gamer, jelas ini bukan kabar baik. Harapan kalau DRAM China bisa jadi penyeimbang harga global makin tipis aja. Kalau pabrikan memori ngeliat AI sebagai ladang emas, pasar PC harus siap-siap sama harga RAM yang tetap tinggi dan nggak bakal turun dalam waktu dekat.
