Kupas Tuntas NPD! Kenali 5 Tipe Narsisme yang Sering Tak Disadari di Sekitar Kita

NPD
Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik semakin sering diperbincangkan di ruang publik.
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Istilah Narcissistic Personality Disorder (NPD) atau gangguan kepribadian narsistik semakin sering diperbincangkan di ruang publik. Namun, tidak banyak yang memahami bahwa narsisme tidak selalu tampil dalam bentuk percaya diri berlebihan. Ada beragam tipe dengan karakteristik berbeda yang kerap luput dari perhatian.

Melalui edukasi yang dibagikan akun Instagram Dinamis Biro Psikologi, dijelaskan bahwa NPD memiliki sejumlah pola perilaku yang dapat dikenali. Gangguan ini umumnya ditandai dengan kebutuhan akan pujian yang berlebihan, rasa superioritas, serta minimnya empati terhadap orang lain.

Berikut lima tipe NPD yang perlu dikenali:

1. Grandiose

Tipe ini paling mudah dikenali. Individu dengan pola grandiose cenderung terang-terangan arogan, gemar pamer, merasa paling hebat, dan haus akan pujian. Mereka tampil penuh percaya diri, namun sering kali mengabaikan perasaan orang lain.

Baca Juga:Belajar Bahasa Jadi Seperti Main Game? Duolingo Jawabannya!Ketua Komisi II DPRD Soroti Kondisi Puskesmas Rengasdengklok, Usulkan Jadi Prioritas Pembangunan ‎

2. Vulnerable

Berbeda dari grandiose, tipe ini terlihat sensitif dan defensif. Mereka membutuhkan validasi secara tersembunyi, merasa superior, namun kerap memanipulasi situasi demi mendapatkan pengakuan. Sekilas tampak rendah hati, tetapi rapuh terhadap kritik.

3. Malignant

Tipe ini merupakan kombinasi narsisme dengan perilaku antisosial. Mereka tidak hanya merasa diri paling unggul, tetapi juga dapat menikmati penderitaan orang lain. Dalam level ekstrem, pola ini berpotensi membahayakan lingkungan sosialnya.

4. Communal

Tipe communal tampak seperti sosok dermawan dan peduli. Namun di balik sikap tersebut, terdapat dorongan kuat untuk memperoleh pengakuan dan pujian. Kebaikan yang dilakukan sering kali berorientasi pada citra diri.

5. Antagonis

Ciri utamanya adalah gemar berkonflik, merendahkan orang lain, serta berani mengeksploitasi demi kepentingan pribadi. Tipe ini cenderung agresif dalam relasi sosial dan sulit menerima sudut pandang berbeda.

Para psikolog menekankan bahwa tidak semua orang yang percaya diri atau suka tampil di depan umum bisa langsung dilabeli NPD. Diagnosis gangguan kepribadian harus dilakukan oleh profesional melalui asesmen mendalam.

Edukasi mengenai tipe-tipe NPD ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih memahami dinamika kepribadian, baik pada diri sendiri maupun dalam lingkungan sosial. Jika merasa memiliki gejala yang mengarah pada gangguan tersebut, konsultasi dengan tenaga profesional menjadi langkah bijak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

0 Komentar