KBEONLINE.ID KARAWANG – Kasus penganiayaan terhadap seorang balita berusia 2,5 tahun di sebuah hotel di Karawang pada Kamis (12/2) mendapat perhatian serius dari Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Ia menegaskan telah berkoordinasi dengan jajaran kepolisian agar penanganan perkara tersebut dilakukan secara maksimal.
Aep menyampaikan, pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban saat menjenguk balita tersebut di RSUD Karawang. Dalam pertemuan itu, keluarga mengaku sangat terpukul dan berharap kasus tersebut mendapat atensi penuh dari pemerintah daerah maupun aparat penegak hukum.
“Saya tadi hadir di RSUD dan keluarga korban menyampaikan kepada saya bahwa mereka merasa sangat sakit hati. Mereka meminta agar kasus ini betul-betul menjadi perhatian,” ujar Aep pada Sabtu (14/2).
Baca Juga:Ubi Jadi Sahabat Lambung, Ini Kabar Baik untuk Penderita GERDBanyak Yang Belum Tau, Ternyata WiFi Berasal dari Negara Tetangga Indonesia!
Ia menegaskan telah berkoordinasi langsung dengan Kapolres Karawang agar proses hukum berjalan transparan dan profesional. Menurutnya, saat ini kasus tersebut masih dalam penanganan Polres Karawang.
“Saya sudah berkoordinasi dengan Kapolres. Kasus ini masih ditangani oleh Polres dan saya minta agar betul-betul dikawal dengan baik,” katanya.
Selain memastikan proses hukum berjalan, Aep juga menaruh perhatian pada kondisi kesehatan korban. Ia menyebutkan, berdasarkan informasi sementara dari keluarga, korban mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh.
“Yang penting saat ini anaknya pulih dulu. Informasinya, lidah anak tersebut sampai digunting. Kemudian matanya juga dikhawatirkan tidak bisa melihat, tapi ini masih harus dikonfirmasi lebih lanjut oleh dokter,” ungkapnya.
Tak hanya itu, keluarga juga menyampaikan adanya dugaan gangguan pada bagian telinga korban. Disebutkan bahwa gendang telinga anak tersebut terus mengeluarkan cairan, sehingga memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis intensif.
Aep berharap kondisi korban dapat segera membaik dan fungsi penglihatan maupun pendengarannya dapat kembali normal. Ia meminta semua pihak memberikan waktu kepada tim medis untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.
“Mudah-mudahan matanya bisa kembali normal, termasuk juga telinganya. Kita tunggu hasil pemeriksaan dokter karena tentu perlu waktu,” ujarnya.
Baca Juga:FPP Karawang Apresiasi Bupati Aep Syaepuloh Terbitkan Edaran Penutupan THM Jelang RamadhanPemkab Bekasi Sesuaikan Jam Kerja ASN Selama Ramadhan
Pemerintah Kabupaten Karawang, lanjut Aep, akan terus memantau perkembangan kondisi korban dan proses hukum yang berjalan. Ia memastikan dukungan penuh kepada keluarga korban agar mendapatkan keadilan serta pendampingan yang diperlukan.(Aufa)
