Astaghfirullah! Demi Tutupi Aib, Pasangan Muda di Tambun Selatan Buang Bayi Sendiri, Polisi Tangkap Pelaku!

Ilustrasi
Jajaran Unit Reskrim Polsek Tambun berhasil mengungkap kasus penemuan bayi laki-laki di Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
0 Komentar

KBEONLINE.ID KABUPATEN BEKASI – Jajaran Unit Reskrim Polsek Tambun berhasil mengungkap kasus penemuan bayi laki-laki di Perumahan Taman Puri Cendana, Desa Tridayasakti, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

‎Dua orang terduga pelaku yang merupakan orang tua kandung bayi tersebut, MS (23) dan RR (29), kini telah diamankan pihak kepolisian.

‎Ibu bayi, MS, ditangkap terlebih dahulu pada Minggu (15/2) pukul 16.00 WIB. Tak berselang lama, polisi menciduk RR, sang ayah, dua jam kemudian pada pukul 18.20 WIB di wilayah yang sama.

Baca Juga:Israr Megantara Menuju Matador: Pivot Timnas Asal Bekasi Bidik Karier di Spanyol‎Indonesia Juara 2 Dunia! Kalahkan Banyak Negara, Cuma China yang Bisa Ungguli dalam Hal Ini

‎Kapolsek Tambun, Kompol Wuryanti, mengonfirmasi bahwa penangkapan dilakukan hanya berselang dua hari setelah bayi ditemukan pada Jumat (13/2). Polisi bergerak cepat setelah melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.

‎”Iya, saat ini (bayi) sudah dipertemukan kembali dengan pihak keluarganya,” ujar Kompol Wuryanti saat dikonfirmasi, Minggu (15/2).

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, motif keduanya nekat meninggalkan darah dagingnya sendiri karena faktor psikologis.

‎Pasangan ini diketahui belum terikat pernikahan resmi dan merasa takut menghadapi konsekuensi sosial dari lingkungan sekitar.

‎Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ditemukan warga dalam kondisi sehat dengan berat badan 2,6 kg dan panjang 50 cm.

‎Sesaat setelah ditemukan, bayi sempat mendapatkan perawatan intensif di Klinik Azahra sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk memastikan kondisinya stabil.

‎Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain: Satu unit sepeda motor Honda Beat Street hitam (diduga digunakan saat membuang bayi) dan Selembar kain biru yang digunakan untuk menyelimuti bayi.

Baca Juga:‎Pelaku Kejahatan Seksual ‘Masif di Cikarang Barat, Warga Resah dan Kontrakan Terancam Sepi ‎Anak 90-an Pasti Senang Berburu Hewan Ini, Kini Keberadaannya Kian Langka!

‎Lebih lanjut, Wuryanti menyayangkan aksi nekat pasangan muda tersebut. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mengambil jalan pintas yang melanggar hukum saat menghadapi persoalan hidup atau tekanan sosial.

‎”Kami menghimbau masyarakat untuk segera mencari bantuan kepada pihak terkait atau keluarga jika mengalami kesulitan, jangan sampai melakukan tindakan kriminal yang merugikan masa depan anak,” pungkasnya. (Iky)

0 Komentar