“Dia putar balik, pas di depan warung saya, langsung melakukan aksi. Kebetulan tepat di depan kamera, jadi terdokumentasi,” ungkapnya.
Korban diketahui berjalan seorang diri, dengan jarak beberapa menit di depan terdapat seorang pria lain. Wilayah tersebut mayoritas dihuni pekerja kontrakan sehingga pada waktu Subuh aktivitas masih minim dan jalan relatif sepi.
Asip mengaku warga sudah lama resah karena aksi serupa terjadi berulang kali. Bahkan, dampaknya mulai terasa terhadap perekonomian warga.
Baca Juga:Anak 90-an Pasti Senang Berburu Hewan Ini, Kini Keberadaannya Kian Langka!Indonesia Penghasil Kelapa Terbesar di Dunia, Tapi Kelapa Thailand Malah Lebih Mahal? Lho Kok ?
“Sudah sangat meresahkan. Penghuni kontrakan kalau tahu daerah ini dianggap tidak aman, banyak yang memilih pindah. Otomatis warung-warung kecil seperti saya juga kena dampaknya, jadi sepi,” keluhnya.
Ia berharap aparat keamanan meningkatkan patroli dan pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat, AKP Engkus Kusnadi, membenarkan pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan rekaman CCTV sebagai bahan penyelidikan.
“Betul, piket Reskrim sudah ke TKP, sudah mengecek dan meminta rekaman CCTV. Saat ini kami masih mencari siapa korban yang diremas payudara itu karena kejadiannya di pinggir jalan,” ujar Engkus.
Polisi juga masih berkoordinasi dengan Ketua RT setempat untuk mengidentifikasi korban serta menelusuri kendaraan pelaku.
“Rekaman sudah kami amankan sebagai bahan penyidikan. Diduga pelaku menggunakan motor PCX. Saat ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.
Diketahui, lokasi kejadian berada di kompleks padat penduduk yang dapat dilalui sepeda motor dan berjarak sekitar 200 meter dari jalan raya.
Baca Juga:Cabai Pedas Tapi Kenapa Banyak Orang Indonesia Suka? Begini Penjelasan Lengkap!Realita Gaji Rp5 Juta di Jakarta: Habis untuk Kosan dan Makan, Sisanya Tinggal Tekanan
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku dan memastikan korban mendapatkan pendampingan lebih lanjut. (Iky)
