Jop juga memuji perkembangan liga yang dinilainya terus meningkat. Kehadiran banyak pemain asing menurutnya membantu proses komunikasi dan adaptasi di dalam tim.
Fokus Bangun Chemistry Tim
Bagi Jop, tantangan terbesar sebagai pemain baru adalah membangun chemistry dengan seluruh anggota tim. Ia menilai proses saling mengenal dan memahami karakter rekan setim menjadi kunci untuk meningkatkan performa kolektif.
Dengan usia yang masih 25 tahun, bek kelahiran 11 Mei 2000 tersebut memiliki potensi besar untuk berkembang bersama PSIM musim ini.
Baca Juga:Debut Singkat Mauro Zijlstra, Penuh Kesan di GianyarMantan Bek Bajul Ijo Hentikan Laju Tak Terkalahkan
Debut yang solid menjadi langkah awal positif dalam perjalanan kariernya di Indonesia.
