KBEOnline.id – Rasanya pahit banget buat para pecinta sci-fi: Terminator Zero resmi dihentikan setelah baru satu musim. Kabar ini langsung keluar dari mulut sang kreator, Mattson Tomlin, lewat akun X pribadinya.
Tomlin sendiri bilang, kritikus dan penonton sebenarnya kasih respons positif. Tapi, ya begitulah, jumlah penontonnya nggak cukup buat bikin mesin produksi terus jalan. Padahal, dia udah siapin cerita Perang Masa Depan untuk musim kedua dan ketiga, bahkan sempat membayangkan sampai lima musim. Semua skrip musim kedua udah kelar, dan kerangka besar musim ketiga hampir rampung juga.
Serial ini pertama tayang 29 Agustus 2024. Sempat bikin heboh karena jadi proyek animasi ambisius dari franchise legendaris. Tapi, angka performanya nggak mendukung. Di paruh kedua 2024, Terminator Zero duduk di peringkat 413 Netflix—4,8 juta penonton, 18,2 juta jam tayang. Begitu masuk paruh pertama 2025, anjlok ke peringkat 3.457, penontonnya tinggal 500 ribu, dan jam tayangnya cuma 1,9 juta. Buat serial dengan bujet segede itu, angka segini jelas susah dibela secara bisnis.
Baca Juga:Iron Wok Jan Akhirnya Tampil! Teaser, Visual, dan Cast Resmi DiumumkanShoujo Klasik Red River Diangkat Jadi Anime
Tomlin juga membela Netflix dari kritik yang datang. Katanya, Netflix justru kasih dukungan penuh dan kebebasan kreatif tanpa batas. Bahkan, sempat ditawarin tambahan dua sampai tiga episode biar ceritanya bisa ditutup lebih panjang. Tapi, Tomlin nolak. Dia ngerasa ceritanya memang harus berskala besar, dan ending musim pertama sudah cukup kok buat penutup yang kuat.
Di balik layar, proyek ini digarap tim yang udah matang. Sutradaranya Masashi Kudo, animasinya dikerjain Production I.G. Kolaborasi sama Skydance juga bikin Terminator Zero tampil sinematik, visualnya keren abis. Suasana gelap, desain karakter tajam, dan tensi perang manusia lawan mesin jadi ciri khasnya.
Meski tamat lebih cepat dari rencana, Tomlin nggak nutup kemungkinan dunia Terminator bakal balik lagi—entah lewat film, serial baru, atau format lain. Dia sendiri bilang, pintunya belum bener-bener ditutup.
Buat penggemar sci-fi dan franchise Terminator, pembatalan ini rasanya kayak mesin waktu yang tiba-tiba mogok, padahal cerita lagi seru-serunya. Proyek ambisius, fondasinya kuat, tapi akhirnya keok juga gara-gara realitas angka streaming. (*)
