kbeonline.id – Bek Persija Jakarta, Jordi Amat, menunjukkan performa impresif saat dimainkan di posisi yang tak biasa dalam laga pekan ke-21 BRI Super League 2025-2026, Minggu (15/2/2026). Dalam pertandingan melawan Bali United, ia tidak turun sebagai bek tengah, melainkan mengisi peran gelandang bertahan.
Keputusan tersebut terbukti efektif. Pemain berusia 33 tahun itu mampu menjaga keseimbangan permainan Macan Kemayoran, baik saat bertahan maupun membangun serangan dari lini tengah.
Peran Baru, Dampak Besar
Ini bukan kali pertama Jordi diplot sebagai gelandang bertahan. Sebelumnya, ia juga mengisi posisi tersebut saat Persija menundukkan Madura United dengan skor 2-0 pada pekan ke-18.
Baca Juga:Persija Putuskan Gunakan JIS untuk Hadapi PSMRekap Pekan Ke-21 Super League: Persija Menang, Malut United Menggila
Namun, penampilannya melawan Bali United terasa lebih istimewa. Ia tampil solid dalam memutus aliran bola lawan sekaligus membantu transisi menyerang. Kontribusinya bahkan diganjar penghargaan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut.
Penghargaan itu menjadi bukti bahwa Jordi mampu beradaptasi dengan cepat di posisi barunya. Meski dikenal sebagai bek tengah, pengalaman dan kecerdasannya membaca permainan membuatnya efektif bermain sedikit lebih ke depan.
Bangga dan Tak Menyangka
Jordi mengaku bahagia atas kemenangan dan penghargaan yang diraihnya. Ia tidak menyangka bisa terpilih sebagai pemain terbaik saat dimainkan sebagai gelandang.
Menurutnya, kemenangan atas Bali United adalah hasil kerja keras seluruh tim. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada rekan setim dan suporter yang memberikan dukungan penuh.
Ia bahkan berseloroh bahwa mungkin dirinya harus mempertimbangkan perubahan posisi permanen jika terus tampil baik di lini tengah.
Kerja Keras Jadi Kunci
Mantan pemain Johor Darul Ta’zim itu menegaskan bahwa hasil positif tidak datang secara instan. Ia menyebut tim menjalani latihan intensif, analisis video pertandingan, serta evaluasi mendalam setelah setiap laga.
Menurutnya, proses tersebut membuat Persija layak meraih kemenangan di Gianyar. Ia juga mengingatkan bahwa tim harus segera fokus karena tantangan berat sudah menanti di pertandingan berikutnya.
Baca Juga:Hasil Super League: Comeback Kilat Persita Bungkam PSBS Biak di Indomilk ArenaDebut 90 Menit Jop Van Der Avert, Bek Baru PSIM Nikmati Atmosfer Indonesia
Solusi Taktis Mauricio Souza
Penempatan Jordi sebagai gelandang bertahan memberi dimensi baru dalam skema permainan Persija. Kehadirannya membantu tim lebih stabil dalam menjaga ritme pertandingan, terutama saat menghadapi tekanan dari lini tengah lawan.
