“Saat ini masih dalam program pemeliharaan. Kami sudah mengusulkan ke pusat, apakah nanti dibiayai APBN murni atau SBSN untuk rekonstruksi ruas-ruas yang rusak berat. Mudah-mudahan secepatnya bisa dianggarkan,” katanya.
Ia menyebut, total panjang jalur Pantura di Jawa Barat mencapai 326 kilometer, dengan kerusakan terparah berada di ruas Karawang–Cikampek sepanjang kurang lebih tujuh kilometer.
“Karena Pantura ini cukup panjang, di Jawa Barat ada 326 kilometer. Namun yang paling banyak kerusakan memang di ruas Karawang–Cikampek, sekitar tujuh kilometer dengan kondisi rusak berat,” jelasnya.
Baca Juga:Jalur Vital “Terowongan Sapi” yang Terabaikan di Tengah Geliat Industri CikarangTanggul Kali Cikarang Ambrol, Perumahan GCV Jayasampurna Terancam Banjir
Lebih lanjut, Bupati Aep Syaepuloh menegaskan bahwa infrastruktur jalan di Karawang harus segera ditangani secara maksimal, mengingat wilayah tersebut merupakan jalur strategis nasional dengan lonjakan kendaraan yang signifikan saat musim mudik.
“Jalan rusak ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat. Apalagi Karawang menjadi tujuan dan lintasan arus mudik hampir jutaan orang,” ujarnya.
Menurutnya, arus kendaraan dari Banten, Jakarta, hingga Lampung dan wilayah Sumatera hampir dipastikan melintasi Karawang. Karena itu, kesiapan jalan menjadi faktor krusial demi kelancaran perjalanan.
“Yang dari Banten, dari Jakarta, termasuk dari Lampung dan Sumatera, pasti akan melintas ke Karawang. Ini harus kita siapkan bersama,” katanya.
Ia juga mengapresiasi langkah cepat jajaran teknis di lapangan yang telah melakukan perbaikan di beberapa titik.
“Terima kasih, kemarin sudah ada aksi dari PPK 1.1 Jabar. Ada beberapa titik yang sudah dilaksanakan perbaikan,” ucapnya.
Bupati Aep menambahkan, pemerintah daerah turut mengambil peran melalui koordinasi lintas kewenangan antara pusat, provinsi, dan kabupaten.
Baca Juga:Deputy CEO PBB Minta Bobotoh Teror Sejak Menit Awal, Persib Siap Comeback atas Ranchaburi di GBLASerbu Zona Satwa Favorit! Ini Cara Melihat Capybara di Kebun Binatang Biar Nggak Cuma Dapat Foto Blur
“Kami telah rapat dengan Pak Gubernur. Ada kewenangan pusat yang diambil oleh provinsi, ada juga yang menjadi kewenangan kabupaten. Kalau kami masih kuat, insyaallah kami akan bantu semaksimal mungkin,” tegasnya.
Ia berharap seluruh pihak dapat memperkuat sinergi agar perbaikan infrastruktur berjalan optimal dan arus mudik Lebaran tahun ini berlangsung aman serta lancar bagi masyarakat.
