“Tak Memberi Nilai, Akan Tersingkir” – Editor Sword Art Online Blak-blakan

“Tak Memberi Nilai, Akan Tersingkir” – Editor Sword Art Online Blak-blakan
“Tak Memberi Nilai, Akan Tersingkir” – Editor Sword Art Online Blak-blakan
0 Komentar

Sejak lahirnya Kakuyomu, perebutan talenta makin panas. Banyak anime tenar sekarang justru lahir dari ekosistem self publishing. Lihat saja: That Time I Got Reincarnated as a Slime, The Apothecary Diaries, OVERLORD, Mushoku Tensei, Re:ZERO. Semua itu awalnya cuma cerita daring sebelum akhirnya meledak di pasar mainstream.

Industri Light Novel Lagi di Titik Balik

Di wawancara itu, Miki juga cerita soal sejarahnya dengan Tatsuo Sato dari MediaWorks, kisah di balik penemuan Reki Kawahara, dan pendapatnya soal AI plus tren produksi konten ke depan.

Gambaran besarnya begini: kekuasaan yang dulu cuma ada di tangan redaksi sekarang menyebar ke kreator. Editor nggak lagi bisa sekadar jadi penjaga gerbang naskah. Mereka harus jadi mitra strategis, yang benar-benar bisa kasih arah, jaringan, dan nilai tambah nyata.

Baca Juga:Aksi Nyata Developer Honkai: Star Rail, Rp2 Miliar untuk Kesehatan AnakReview Steam Makin Detail! Valve Izinkan Lampirkan Spesifikasi PC

Industri novel ringan Jepang hari ini kayak stasiun kereta di jam sibuk. Siapa pun bisa masuk peron, tapi cuma yang punya tujuan jelas dan strategi matang yang bakal berangkat jauh. (*)

0 Komentar