HASIL PLAY-OFF UCL: Sempat Terbantai 4-2 Akhirnya Real Madrid Curi Kemenangan di Markas SL Benfica

Vinicius, Mbappe dan Tchouameni melakukan selebrasi
Vinicius, Mbappe dan Tchouameni melakukan selebrasi
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Real Madrid akhirnya mampu membalas kekalahan mereka di fase grup dengan kemenangan tipis 1-0 atas Benfica pada laga play-off Liga Champions 2025/2026 yang digelar di Estádio da Luz, Rabu (18/2/2026).

Pada pertemuan sebelumnya di fase grup, Madrid harus menelan kekalahan 2-4 di stadion yang sama. Bahkan, momen paling menyakitkan saat itu terjadi ketika kiper Benfica, Anatoliy Trubin, ikut mencatatkan namanya di papan skor dalam kemenangan dramatis tuan rumah. Namun di fase gugur ini, Los Blancos tampil lebih matang dan disiplin.

Babak Pertama Berjalan Ketat

Sejak menit awal, Benfica menunjukkan permainan agresif di hadapan publik sendiri. Real Madrid mengandalkan kecepatan Kylian Mbappé untuk menekan lini belakang tuan rumah, tetapi Trubin kembali tampil impresif dengan sejumlah penyelamatan penting.

Baca Juga:HASIL PLAY-OFF UCL: Borussia Dortmund Menang 2-0 Atas Atalanta, Dormund Catatkan 100 Kemenangan di EropaHASIL PLAY-OFF UCL: Juventus Sempat Unggul di Babak Pertama, Namun Terbantai 5-2 oleh Galatasaray

Benfica juga beberapa kali mengancam gawang Thibaut Courtois. Salah satu peluang terbaik datang dari tendangan keras Fredrik Aursnes yang memaksa Courtois melakukan penyelamatan krusial. Hingga turun minum, kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.

Gol Penentu Vinícius

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-50.

Vinícius Júnior mencetak gol tunggal kemenangan Real Madrid setelah menerima umpan pendek dari Mbappé. Pemain asal Brasil itu melakukan penetrasi dari sisi kiri, melewati kawalan bek, sebelum melepaskan tembakan melengkung yang mengarah ke pojok atas gawang. Trubin tak mampu menjangkau bola yang meluncur presisi tersebut.

Gol itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan dengan tempo tinggi dan tekanan besar dari kedua tim.

Drama di Akhir Laga

Menjelang akhir pertandingan, tensi meningkat di pinggir lapangan. Pelatih Benfica, José Mourinho, yang merupakan mantan pelatih Real Madrid, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah menerima kartu kuning kedua akibat protes keras kepada wasit.

Pertandingan juga sempat diwarnai dugaan insiden rasisme terhadap Vinícius saat melakukan selebrasi. Pemain Madrid tersebut melaporkan kepada wasit adanya ucapan bernuansa rasis dari lawan. Situasi sempat memanas sebelum laga kembali dilanjutkan hingga peluit akhir dibunyikan.

0 Komentar