KBEONLINE.ID KARAWANG — Menjelang bulan suci Ramadhan, sebagian umat Islam mulai mempersiapkan diri dengan berbagai cara.
Salah satu yang masih sering dilakukan adalah mandi besar atau mandi wajib, terutama bagi mereka yang sebelumnya berada dalam kondisi hadas besar.
Namun, di tengah kebiasaan tersebut, muncul pertanyaan yang kerap diperdebatkan di masyarakat seperti apakah mandi wajib sebelum puasa Ramadhan harus menggunakan sabun atau sampo agar sah secara syariat?
Baca Juga:Panduan Niat Mandi Wajib Sebelum Puasa Ramadhan 2026, Lengkap dengan HukumnyaCek Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2026 untuk Wilayah Jakarta Lengkap 1–30 Ramadhan
Pertanyaan ini sering muncul karena masih banyak yang menyamakan mandi wajib dengan mandi biasa atau mandi untuk kebersihan tubuh semata.
Kapan Mandi Wajib Diperlukan?
Dalam ajaran Islam, mandi wajib dilakukan ketika seseorang berada dalam kondisi hadas besar.
Beberapa keadaan yang mewajibkan mandi antara lain keluarnya mani, baik karena mimpi basah maupun sebab lain, serta setelah melakukan hubungan suami istri (jimak), meskipun tanpa keluarnya mani.
Selama seseorang masih dalam keadaan hadas besar, ia wajib mandi sebelum melaksanakan ibadah yang mensyaratkan kesucian, termasuk puasa dan salat.
Penjelasan ini banyak disampaikan dalam kajian fikih yang dirujuk dari NU Online.
Perlu dipahami, mandi wajib bukanlah tradisi khusus menyambut Ramadhan, melainkan kewajiban syariat yang bergantung pada kondisi seseorang.
Rukun Mandi Wajib Menurut Fikih
Dalam kitab-kitab fikih, rukun mandi wajib hanya terdiri dari dua hal utama. Pertama, niat untuk menghilangkan hadas besar. Kedua, meratakan air ke seluruh tubuh, mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki.
Baca Juga:Masuki Tahun Kuda Api 2026, 5 Shio Ini Diprediksi Bakal Naik Kelas Jadi Orang KayaDaftar Saham Potensi Bakal Cuan di Tahun Kuda Api 2026
Ulama fikih menjelaskan bahwa apabila dua rukun ini telah terpenuhi, maka mandi wajib sudah sah secara hukum Islam. Hal-hal di luar itu bersifat penyempurna dan tidak memengaruhi keabsahan mandi.
Artinya, selama air suci mengalir dan membasahi seluruh anggota tubuh, mandi wajib telah dianggap sah, meskipun tanpa menggunakan sabun atau sampo.
Apakah Mandi Wajib Harus Pakai Sabun dan Sampo?
Penggunaan sabun dan sampo diperbolehkan, namun bukan syarat sah mandi wajib.
Sabun dan sampo hanya berfungsi sebagai alat kebersihan tambahan, bukan bagian dari rukun mandi wajib.
Bahkan, sebagian ulama menyarankan agar mandi wajib dilakukan terlebih dahulu dengan air bersih hingga rukun terpenuhi, baru kemudian menggunakan sabun atau sampo jika ingin membersihkan tubuh lebih maksimal.
