Gameloft Sempat Jadi Raja Game HP, Namun Redup Karena Meninggalkan Kualitas?

Gameloft Sempat Jadi Raja Game HP
Gameloft Sempat Jadi Raja Game HP,
0 Komentar

KBEONLINE.ID – Industri game mobile tak bisa dilepaskan dari nama Gameloft. Di era ponsel Java dan Nokia, perusahaan asal Prancis ini pernah menjadi penguasa pasar game HP jadul. Lewat deretan judul legendaris, Gameloft sukses mengubah telepon genggam dari sekadar alat komunikasi menjadi perangkat hiburan yang melekat di tangan jutaan orang.

Masa Awal dan Dominasi Era Java

Didirikan pada 1999, Gameloft langsung fokus menggarap pasar game mobile yang saat itu masih sangat muda. Ketika sebagian besar orang masih memainkan game sederhana seperti Snake di ponsel Nokia, Gameloft datang membawa pengalaman bermain yang jauh lebih kompleks.

Mereka merilis game seperti Asphalt, Real Football, hingga adaptasi mobile dari Prince of Persia. Di masa ketika grafis masih terbatas dan layar beresolusi kecil, game-game tersebut sudah menawarkan gameplay mendalam, cerita, serta visual yang terbilang revolusioner.

Baca Juga:KABAR BAIK UNTUK GURU TPG Mulai Cair 23–27 Februari, SKTP Terbit BertahapKenapa Hanya Bulan Ramadhan Ramai Takjil? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Teknologi juga turut mendorong kebangkitan industri ini. Kehadiran Java 2 Micro Edition (J2ME) pada awal 2000-an memungkinkan ponsel menjalankan game berwarna dan lebih interaktif. Gameloft menjadi salah satu pihak yang paling agresif memanfaatkan peluang tersebut.

Strategi Agresif: Produksi Massal dan Lisensi Besar

Memasuki pertengahan 2000-an, Gameloft menerapkan strategi produksi besar-besaran. Pada 2006, mereka membuka studio di India dan Tiongkok untuk menekan biaya produksi hingga 30 persen. Setahun kemudian, mereka merilis sekitar 55 judul dalam satu tahun—nyaris satu game setiap minggu.

Langkah ini dilakukan untuk mengungguli kompetitor seperti EA Mobile. Tak hanya itu, Gameloft juga menggandeng berbagai lisensi populer. Versi mobile dari Assassin’s Creed, Spider-Man, hingga The Dark Knight Rises hadir di ponsel Java dan kemudian smartphone awal.

Strategi ini membuat nama Gameloft semakin kuat di pasar global.

Perang Harga di Era App Store

Ketika Apple meluncurkan iPhone dan App Store, harga rata-rata game saat itu berada di kisaran 10 dolar AS. Gameloft melakukan manuver mengejutkan dengan menjual game mereka seharga 0,99 dolar AS.

Strategi banting harga ini terbukti efektif. Gameloft dengan cepat menguasai etalase App Store dan menjadi salah satu publisher paling dominan di awal era smartphone.

0 Komentar