‎Kapolres Tegas: Tak Ada Tempat untuk Preman di Pasar Baru Cikarang, Patroli Diperketat Pasca Penertiban SGC

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni saat patroli ke Pasar Baru Cikarang
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni saat patroli ke Pasar Baru Cikarang
0 Komentar

‎Relokasi pedagang dari bahu jalan, badan jalan, dan trotoar ke lokasi resmi di Pasar Baru Cikarang diharapkan mampu mengurangi kemacetan sekaligus mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.

‎“Kami minta ketertiban ini tetap dijaga. Jangan lagi ada kesemrawutan, sehingga lalu lintas dan kemacetan di jalanan bisa kita kurangi dengan mereka tidak berdagang di pinggir jalan, bahu jalan, badan jalan dan trotoar yang harusnya fungsinya untuk pengguna jalan bisa digunakan sebagaimana fungsinya,” pungkasnya.

‎Menuju Penataan Ulang Pasar Baru Cikarang

‎Disamping itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi merencanakan penataan Pasar Baru Cikarang setelah proses relokasi pedagang pasar tumpah dari simpang SGC ke halaman depan Pasar Baru selesai dilakukan. Langkah ini diambil untuk menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertata dan nyaman bagi masyarakat.

Baca Juga:‎Heboh Cikarang! Pria Tanpa Busana Nekat Naik Motor, Polisi Gerak Cepat Lakukan PenelusuranSikat Duit Rp 7 Miliar Hak Atlet Difabel, Polres Metro Bekasi Limpahkan Dua Tersangka Korupsi Dana Hibah NPCI

‎Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyatakan bahwa kondisi Pasar Baru Cikarang akan dievaluasi terlebih dahulu sebelum dilakukan perbaikan atau renovasi.

‎“Pasar Baru Cikarang kalau masih bagus akan direnovasi, kita bedakin (perbaiki). Tetapi kalau tidak layak akan kita bongkar,” ujar Asep.

‎Ia menegaskan bahwa pasca kebakaran yang terjadi sebanyak 3 kali di lokasi itu, pemerintah tidak menginginkan pasar tersebut menjadi bangunan terbengkalai yang menyerupai rumah hantu.

‎Oleh karena itu, penataan akan dilakukan dengan serius untuk memastikan pasar menjadi lebih menarik dan nyaman bagi masyarakat.

‎“Mungkin ke depannya akan ada beberapa pertimbangan, misalnya menjadikan area tersebut sebagai pasar tumpah, namun tetap memperhatikan estetika agar aman dan nyaman bagi masyarakat yang berbelanja,” tandasnya. (Iky)

0 Komentar