PlayStation Menutup Bluepoint Games, Studio di Balik Demon’s Souls Remake

PlayStation Menutup Bluepoint Games, Studio di Balik Demon’s Souls Remake
PlayStation Menutup Bluepoint Games, Studio di Balik Demon’s Souls Remake
0 Komentar

KBEONline.id – Dunia game lagi-lagi kehilangan salah satu bengkel restorasi terbaiknya.

Sony Interactive Entertainment resmi menutup Bluepoint Games, studio yang selama hampir dua dekade dikenal sebagai jagoan remake dan remaster. Kabar pahit ini pertama kali dibocorkan Jason Schreier dari Bloomberg.

Sekitar 70 orang developer yang masih tersisa di sana harus angkat kaki. Ironisnya, Bluepoint baru lima tahun jadi bagian PlayStation Studios, belum sempat benar-benar menetap, sudah digulung.

Baca Juga:Arah Baru CyberConnect2: Fokus ke IP OriginalCapcom Bongkar Detail Event Resident Evil Requiem di Indonesia!

Dari Demon’s Souls ke Sunyi

Nama Bluepoint benar-benar meledak berkat remake Demon’s Souls, salah satu game peluncuran PlayStation 5 yang bikin orang-orang jatuh cinta lagi pada klasik lawas. Mereka seperti para penjaga karya seni digital—bisa bikin game lama terlihat baru tanpa menghilangkan rasa aslinya.

Selain itu, mereka juga ikut bantu pengembangan God of War Ragnarök. Banyak fans lama berharap suatu hari Bluepoint bakal menyentuh Bloodborne dan membawanya ke generasi baru. Tapi ya, sekarang harapan itu cuma jadi mimpi.

Proyek yang Tidak Pernah Lahir

Dulu sempat ada kabar Bluepoint lagi ngerjain game live service bertema God of War. Tapi proyek itu dibatalkan di awal 2025. Setelah itu, Bluepoint sempat mengajukan beberapa ide baru ke para bos PlayStation, termasuk Herman Hulst. Sayangnya, satupun nggak ada yang lolos.

Pernyataan resmi dari PlayStation sih tetap memuji talenta dan dedikasi tim Bluepoint. Kalimat-kalimat rapi khas korporat, tapi terasa hambar—seperti tirai yang turun sebelum pertunjukan benar-benar selesai.

Dua Dekade, Tamat Begitu Saja

Bluepoint berdiri sejak 2006. Tahun ini harusnya mereka bisa tiup lilin ulang tahun ke-20. Tapi bukannya pesta, yang terdengar malah suara pintu studio yang ditutup perlahan.

Penutupan ini makin menambah panjang daftar studio besar yang tumbang belakangan ini. Industri game sekarang benar-benar kayak medan perang bisnis; bahkan tim dengan reputasi setinggi Bluepoint pun bisa terkena sapuan badai.

Buat banyak gamer, Bluepoint itu lebih dari sekadar studio. Mereka jembatan waktu, penghubung antara nostalgia dan teknologi baru. Sekarang, jembatan itu sudah berhenti dibangun. (*)

0 Komentar