KBEONLINE.ID – Badan Pusat Statistik (BPS) tengah bersiap menjalankan Sensus Ekonomi 2026 dengan membuka sekitar 190.000 lowongan petugas lapangan di seluruh Indonesia. Rekrutmen ini menjadi bagian dari program padat karya nasional yang menyasar berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, hingga tenaga akademik lainnya.
Proses perekrutan dijadwalkan mulai Februari/Maret/April 2026. Para petugas nantinya akan bertugas melakukan pendataan langsung ke pelaku usaha, baik skala mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar berbasis digital.
Untuk honorarium, petugas sensus diperkirakan menerima bayaran antara Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan. Besaran tersebut akan disesuaikan dengan jumlah responden atau unit usaha yang berhasil didata selama masa tugas.
Baca Juga:Gila! China Bangun Tembok 21 Ribu Km Demi Lindungi Rakyatnya, Butuh 2.000 Tahun Bos!Metode Sahur Sehat Viral: Cukup Telur Rebus, Alpukat, Kurma, dan Air Hangat, Perut Lebih Kenyang Tahan Lama
Sensus Ekonomi 2026 sendiri rencananya dilaksanakan pada Juni hingga Juli 2026, sementara peluncuran program sudah dimulai sejak Januari 2026. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap 10 tahun sekali guna memotret perubahan dan perkembangan struktur ekonomi nasional.
Pada pelaksanaan kali kelima ini, BPS akan mengusung pendekatan yang lebih modern dengan tiga fokus utama, yakni ekonomi digital, ekonomi kreatif, dan ekonomi berbasis lingkungan. Pendataan akan mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari warung kecil di desa hingga perusahaan digital berskala global.
Data yang dihimpun nantinya akan menghasilkan berbagai indikator strategis seperti jumlah usaha aktif, jumlah tenaga kerja, nilai produksi, pendapatan, aset, hingga tingkat keuntungan. Informasi tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan dan arah pembangunan ekonomi ke depan.
Bagi yang berminat, silakan mengikuti (follow) media sosial BPS kabupaten/kota masing-masing. Informasi teknis pendaftaran, jadwal seleksi, hingga persyaratan biasanya diumumkan secara resmi melalui kanal tersebut di setiap daerah.
Jadi, bukan 19 juta lapangan kerja, melainkan 190.000 peluang menjadi petugas sensus ekonomi. Pastikan tidak ketinggalan informasi dan siapkan diri dari sekarang.
